Press "Enter" to skip to content

Pemkab Lahat Peringati BBGRM dan Resmikan Pasar Sukoharjo

LAHAT | Koranrakyat.co.id — Pemerintah kabupaten Lahat adakan peringatan bulan bahkti gotong royong masyarakat ( BBGRM) ke XVI tahun 2019 dan peresmian pasar Desa Sukoharjo Kecamatan Kikim Timur, kegiatan dipusatkan di Kecamatan Kikim Timur pada hari Kamis, (11 /4).

Bulan Bakti gotong royong tahun ini bertemakan “Dengan peringatan bulan Bhakti gotong royong masyarakat ke XVI tahun 2019 kita dayagunakan peran lembaga kemasyarakatan desa kelurahan menuju Lahat bercahaya”.Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pimpinan daerah kabupaten Lahat, para pejabat struktural maupun fungsional, para Camat Lurah serta kepala desa dan perangkatnya tokoh masyarakat tokoh agama ketua lembaga adat Ketua LPM tokoh pemuda serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Lahat.

Kepala Finas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( DPMD) Kabupaten Lahat Fauzan Khoiri,AP.MM melaporkan, dasar pelaksanaan kegiatan peringatan bulan Bhakti gotong royong masyarakat ke- XVI Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 42 tahun 2005 dan keputusan Bupati Kabupaten Lahat nomor 140 / 30 / KEP / DPMD / 2019.

Maksud kegiatan ini dalam rangka melestarikan nilai-nilai semangat gotong royong yang telah ada tumbuh dan berkembang dalam masyarakat sebagai bagian dari sistem nilai budaya bangsa serta untuk memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

“Tujuan peringatan bulan Bakti ini untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan guna mewujudkan program nasional pembangunan yang berdaya guna dan berhasil guna,” sampainya.

Ditempat yang sama Bupati Lahat Cik Ujang SH yang diwakili oleh Assisten 1 Ramsi,S.IP.MM menyampaikan, bulan Bakti gotong royong merupakan momentum untuk mengingatkan kita semua tentang pentingnya gotong royong terutama generasi penerus yang akan memikul sejarah ke depan

“Kita perlu menanamkan semangat gotong royong kepada anak-anak kita kepada generasi muda kita Sebab mereka adalah penerus masa depan bangsa ini,” tuturnya.

Gotong royong merupakan intisari dari Pancasila bahwa tanggung jawab untuk membangun bangsa ke depan harus dilakukan dengan cara musyawarah dalam memutuskan dan gotong royong dalam bekerja

Gotong gotong royong harus dimaknai bukan hanya sebagai slogan sebatas kata-kata atau bahkan jargon Oleh karena itu gotong royong harus diaktualisasikan dan laksanakan dalam kehidupan sehari-hari gotong royong harus diwujudkan dalam sebuah tindakan yang nyata

Di ketahui bersama tujuan dan sasaran utama peringatan bulan Bhakti gotong royong masyarakat adalah untuk meningkatkan kembali kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam bergotong-royong menuju masyarakat yang mandiri dan sejahtera

Melalui peringatan bulan Bhakti gotong royong masyarakat mampu mengembalikan kepedulian dan peran aktif Lembaga Kemasyarakatan desa dan seluruh elemen masyarakat desa dalam melanjutkan dan memelihara hasil-hasil pembangunan

“Saya menghimbau dan mengajak masyarakat Kabupaten Lahat untuk terus menggalakkan dan ikut serta melaksanakan pembangunan dengan sistem gotong-royong dan partisipatif dan saya harap budaya gotong-royong ini tidak akan hilang karena merupakan ciri khas bangsa kita mari kita dukung program program pembangunan dari pemerintah baik Pemerintah Kabupaten provinsi serta program pembangunan dari pemerintah pusat.” tutupnya.

Dalam kesempatan ini dilaksanakan peresmian Pasar Desa Sukoharjo merupakan salah satu upaya pemerintah melalui Kementerian Koperasi untuk memberdayakan usaha ekonomi mikro kecil dan menengah dan diserahkan bantuan berupa alat gotong royong kain, lap, cangkul, ember plastik, gayung plastik, Parang dan bibit tanaman berupa mangga, rambutan, dan kelengkeng. — Rochmi

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *