Uang Lembur Enam Tahun tak Dibayar, Security PT.EJ Unjukrasa

example banner

LAHAT | Koranrakyat.co.id  — Sebanyak 60 security PT Eka Jaya, melakukan unjuk rasa di depan halaman Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lahat  Kamis (03/01) sekitar pukul 10.00 wib. Mereka menuntut uang lembur selama 6 tahun yang belum dibayar pihak manajemen perusahaan.

Ketua Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Lahat, Fauzi Azwar membenarkan bahwasanya PT.Eka Jaya terletak di Desa Singapura Kecamatan Kikim Barat kurun  waktu 6 tahun ini  tidak membayarkan upah lembur security.

“Mulai dari tahun 2011 sampai 2018 tidak dibayarkan upah lembur, dimana waktu normal bekerja selama 8 jam dan ini 12 jam  hanya dibayar gaji pokok saja,” ungkapnya.

Beliau meminta agar kiranya Bupati Lahat agar menyelesaikan permasalahan ini sudah sangat panjang memakan waktu. Hak-hak dari security tidak dibayarkan, sesuai aturan upah yang diluar jam kerja harus di bayarkan.

“Sebelumnya aksi juga sudah dilakukan di perusahaan akan tetapi selalu menemui jalan buntu bahkan sama sekali tidak ada tanggapan,”urainya

Fauzi menambahkan disamping itu, meminta ditemukan kepada manajemen tertinggi dan bisa memutuskan persoalan ini.

“Apabila tidak ada kesepakatan dari Pemda Lahat akan bergerak ke Provinsi Sumsel dan hak dibayarkan. Keinginan pemda untuk membantu, maka bantu setuntasnya,” pungkasnya.

Sementara Bupati Lahat Cik Ujang, SH diwakilkan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, H.Ramsi, SIP MM menyampaikan, setelah mendengarkan aspirasi dari rekan-rekan security dan GSBI, kalau tidak ada aral melintang, dalam waktu dekat ini memanggil manajemen perusahaan.

“Kita jadwalkan 17 Januari kedepan, perusahaan akan dipanggil, duduk satu meja dan menemukan solusi terbaik, dari permasalahan tersebut,” tutupnya. (wandra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *