Usai Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Presiden Sapa Keluarga Pahlawan Revolusi

JAKARTA | Koranrakyat.co.id — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Inspektur Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2018 di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Senin (1/10) pagi.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan bertidak sebagai pembaca Teks Pancasila dalam upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu. Sementara Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang bertindak sebagai pembaca teks UUD Tahun 1945, dan Ketua DPR RI Bambang Susatyo bertindak sebagai pembaca dan penandatangan Ikrar Kesetiaan kepada NKRI.

Usai Upacara pukul 08.30 WIB, Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyapa para keluarga pahlawan revolusi serta para tamu undangan.

Turut hadir dalam upacara tersebut Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ibu Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Mensesneg Pratikno, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy , Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Sementara itu di halaman di halaman parkir Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), sejumlah pejabat dan pegawai lembaga-lembaga di lingkungan Istana Kepresidenan juga melaksanakan Upacara Hari Kesaktian Pancasila.

Upacara yang diikuti oleh para pejabat eselon I, II, III, IV, dan para staf lembaga-lembaga kepresidenan itu dipimpin oleh Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Wakil Presiden Guntur Iman Nefianto yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dalam upacara tersebut, dilakukan pembacaan ikrar kesetiaan kepada Pancasila sebagaimana yang dibacakan pada upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Lubang Buaya, Jakarta.

Ikrar tersebut berbunyi:

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia;

bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya menumbangkan Pancasila sebagai ideologi Negara;

bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia;

maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tampak hadir dalam upacara tersebut antara lain Wakil Seskab Ratih Nurdiati, Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan Mensesneg Lidya Djaman, Deputi Bidang Ekonomi Seskab Agustina Murbaningsih, dan Deputi Bidang Dukungan Kerja Kabinet Seskab Yuli Harsono. (setpres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *