Pecah Ban Saat Mendarat, Pesawat Sriwijaya Air Nyaris Celaka

example banner

JAKARTA | koranrakyat.co.id  – Pesawat Sriwijaya Air SJ 958 jenis Boeing 737-300 tujuan Makassar -Jakarta mengalami insiden pecah ban di runway saat mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta sekitar pukul 17.00 WIB, Senin (30/7/2018).

Insisden ini sempat membuat penumpang terkejut karena hempasan ban pesawat ke landasan pacu terasa begitu menghentak, dan pesawat sempat oleng. Namun sang pilot berhasil menghentikan laju pesawat dengan sempurna, dan pesawat tidak keluar dari landasan pacu.

Setelah pesawat melambat, pilot terpaksa menghentikan pesawat di jalur aman meski masih jauh dari terminal kedatangan penumpang.  Ratusan penumpang kemudian dievakuasi menggunakan sejumlah bus menuju area terminal kedatangan 2F.

“Alhamdulillah, pilotnya Capt. Bambang P bertindak luar biasa. Sebetulnya, saat akan take off di Bandara Sultan Hasanuddin sekitar pukul 15.00 WITA, ban pesawat terasa sudah tidak ada angin. Tapi, pilotnya mengambil keputusan tetap terbang. Ini yang luar biasa,” ungkap salah seorang penumpang, Ady Indra Pawennari usai melapor di customer service Sriwijaya Air, Senin (30/7/2018).

Ady yang seharusnya melanjutkan penerbangan dari Soekarno Hatta, Jakarta menuju Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, terpaksa harus menginap di Jakarta karena pesawat Sriwijaya yang akan menerbangkannya pada pukul 17.30 WIB sudah terbang menuju Tanjungpinang.

“Akibat insiden ini, saya harus nginap di Jakarta. Tapi, semua biaya penginapan ditanggung oleh pihak maskapai Sriwijaya. Besok sore baru terbang lagi ke Tanjungpinang dengan pesawat Sriwijaya,” jelas Ady yang juga Sekjen Asosiasi Industri Sabut Kelapa Indonesia (AISKI) ini.

Ia mengaku berada di Makassar sejak Sabtu (28/7/2018) untuk mengikuti jalan sehat bersama Presiden Jokowi sekaligus menghadiri Rakernas Sahabat Rakyat Indonesia (SRI) mewakili delegasi Provinsi Kepulauan Riau yang dibuka oleh Pembina SRI, Andi Amran Sulaiman. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *