Bendungan Jebol, 6 Desa di Tenggara Laos Terendam, Ratusan Orang Hilang

example banner

LAOS | koranrakyat.co.id — Ratusan orang hilang dan beberapa lainnya meninggal dunia setelah sebuah bendungan pembangkit listrik tenaga air terjadi di Provinsi Attapeu, pada Senin (23/07) jebol.  Ambrolnya bendungan  di wilayah bagian tenggara Laos  ini membuat air bah langsung menerjang enam desa di sekitarnya.

Kantor berita Laos melaporkan “sejumlah nyawa manusia” telah tiada dan “ratusan orang lainnya hilang”.  Banjir itu juga mengakibatkan lebih dari 6.600 orang kehilangan tempat tinggal.

Tayangan video yang beredar di internet memperlihatkan sejumlah pohon dan atap rumah dikelilingi air keruh. Perahu-perahu yang penuh sesak juga terlihat. Belum diketahui dengan jelas mengapa bendungan Xepian-Xe Nam Noy bisa jebol.

Seorang juru bicara perusahaan konstruksi Korea Selatan yang terlibat dalam pembangunan proyek bendungan mengatakan terjadi curah hujan yang tinggi di kawasan pembangunan dam.

Hujan deras turun dalam dua pekan terakhir dan pada hari Minggu (22/07) curah hujan mencapai 450 mm.

“Kami belum tahu secara pasti mengapa bendungan jebol. Tapi kami meyakini bagian atas dam tak kuat menahan volume air yang bertambah akibat hujan…,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa peringatan untuk mengungsi sudah dikeluarkan kepada penduduk setempat.
Lompati Twitter pesan oleh @laosnews2011

Bendungan Xepian-Xe Nam Noy mulai dibangun pada 2013 dan rencananya mulai menghasilkan listrik pada tahun ini.

Bendungan ini adalah bagian dari pembangkit listrik tenaga air yang dibangun oleh perusahaan Korea Selatan, dengan nilai proyek mencapai US$1 miliar atau sekitar Rp14,5 triliun.

Perdana Menteri Laos, Thongloun Sisoulith, menunda sejumlah agenda pemerintah dan langsung menuju kawasan yang terdampak bersama sejumlah pejabat senior untuk memantau upaya penanganan bencana.

Beberapa pejabat lokal telah mengajukan permintaan kepada lembaga-lembaga pemerintah dan komunitas lainnya untuk memberi bantuan darurat kepada para korban, seperti pakaian, makanan, air minum, dan obat-obatan. (bbc.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *