Semarak PPDI Cup 2026, 16 Tim Perangkat Desa Bertanding di Alun-Alun Wonosobo

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Sebanyak 16 tim mulai bersaing dalam Turnamen Sepak Bola PPDI Cup 2026 yang digelar Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Wonosobo. Kompetisi yang berlangsung di Alun-Alun Wonosobo itu resmi dimulai Senin (21/9/2026) dan dijadwalkan berlangsung hingga 1 Oktober 2026.
Ke-16 tim yang ambil bagian terdiri atas 15 tim perwakilan kecamatan serta satu tim dari unsur Forkopimda Kabupaten Wonosobo. Selain menjadi ajang adu kemampuan di lapangan, turnamen tersebut juga dirancang sebagai ruang untuk mempererat hubungan antara perangkat desa, pemerintah kecamatan, dan pemerintah kabupaten.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyambut positif penyelenggaraan PPDI Cup 2026. Ia berharap turnamen tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan olahraga, tetapi dapat berkembang menjadi agenda yang digelar secara berkelanjutan.
Menurut Afif, olahraga dapat menjadi sarana untuk mempertemukan berbagai unsur pemerintahan dalam suasana yang lebih cair. Karena itu, pertandingan sepak bola diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil kompetisi, tetapi juga membuka ruang silaturahmi dan komunikasi.
“Ajang ini bisa menjadi wadah silaturahmi. Kita berharap kegiatan ini dilaksanakan dengan tertib dan menjadi sarana edukasi sepak bola di Wonosobo. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap tahun,” ujar Afif.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta dan pihak yang terlibat agar menjaga sportivitas serta kondusivitas selama turnamen berlangsung. Menurutnya, pertandingan sepak bola juga dapat menjadi hiburan sekaligus memberikan nilai positif bagi masyarakat.
“Jaga sportivitas dan kondusivitas. Ini menjadi sarana silaturahmi antar perangkat desa di Wonosobo. Mudah-mudahan menjadi tontonan sekaligus tuntunan yang baik bagi masyarakat,” katanya.
Ketua PPDI Kabupaten Wonosobo Eko Purwanto mengatakan PPDI Cup 2026 menjadi turnamen sepak bola pertama yang diselenggarakan oleh PPDI Kabupaten Wonosobo. Ia berharap penyelenggaraan perdana tersebut dapat menjadi awal dari agenda olahraga yang terus digelar pada tahun-tahun berikutnya.
“Alhamdulillah, hari ini PPDI mengadakan turnamen sepak bola PPDI Cup tahun 2026 yang pertama kali. Insyaallah akan kita lanjutkan dari tahun ke tahun dan kita akan selalu mengadakan kegiatan seperti ini,” ujar Eko.
Eko menjelaskan, keterlibatan perangkat desa, unsur kewilayahan, hingga jajaran pemerintah kabupaten memang menjadi bagian dari konsep turnamen. Menurutnya, komposisi peserta tersebut diharapkan dapat memperluas ruang pertemuan dan komunikasi antarpemerintahan.
“Tujuan kami mengadakan kegiatan seperti ini adalah untuk ajang silaturahmi. Pesertanya perangkat desa, kemudian ada unsur dari Polsek, Koramil, dari 15 kecamatan. Tim yang ke-16 dari Pemda, ada unsur Polres, Dandim, Bupati, Wakil Bupati, dan PNS,” jelasnya.
Ia berharap pertemuan yang terbangun melalui kegiatan olahraga dapat membuat hubungan antara pemerintahan desa, kecamatan, dan kabupaten semakin dekat. Komunikasi yang terjalin juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin hubungan silaturahmi seperti ini terus berjalan, supaya saling mengenal antara pemerintahan desa, kecamatan, dan kabupaten. Hubungan antara desa, kecamatan, dan kabupaten bisa lebih baik lagi komunikasinya,” lanjut Eko.
Menurut Eko, gagasan menggelar PPDI Cup juga tidak lepas dari tingginya antusiasme perangkat desa terhadap sepak bola. Sebelumnya, kompetisi antar kecamatan digelar Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan.
Namun, kompetisi tersebut tidak digelar tahun ini, sementara sejumlah perangkat desa dan peserta telah lebih dulu melakukan persiapan dan latihan. Kondisi itu kemudian mendorong PPDI Kabupaten Wonosobo untuk mengakomodasi antusiasme tersebut melalui turnamen PPDI Cup.
“Teman-teman sudah banyak yang latihan dan berharap ada kegiatan seperti itu. Makanya kami pengurus PPDI Kabupaten Wonosobo berusaha untuk mengakomodirnya dan dialihkan menjadi PPDI Cup,” ungkap Eko.
Pada penyelenggaraan perdana ini, peserta memperebutkan Piala PPDI Cup. Eko berharap kompetisi tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus hiburan bagi masyarakat Wonosobo.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan seperti ini bisa mendapatkan hikmah yang baik. Dari tahun ketahun bisa terus berjalan dan memberikan hiburan bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta seluruh pihak yang terlibat ikut bertanggung jawab menjaga keamanan dan kelancaran pertandingan. Para peserta diharapkan menjalani setiap laga dengan menjunjung sportivitas dan menjaga suasana tetap kondusif.
Penyelenggaraan PPDI Cup 2026 juga berlangsung di tengah catatan prestasi Wonosobo pada ajang PKDI Cup, kompetisi yang diikuti kepala desa. Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, Kabupaten Wonosobo berhasil meraih juara III nasional.
Sementara itu, laga perdana PPDI Cup 2026 mempertemukan Kalikajar melawan Leksono serta Kertek menghadapi Kaliwiro. Empat tim tersebut menjadi pembuka perjalanan kompetisi yang tidak hanya membawa misi meraih gelar, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan antarelemen pemerintahan desa dan daerah.
Turnamen yang berlangsung hingga 1 Oktober tersebut diharapkan menjadi pijakan awal bagi PPDI Kabupaten Wonosobo untuk menghadirkan agenda olahraga serupa secara berkelanjutan, sekaligus menjaga ruang silaturahmi dan komunikasi antarpemerintahan tetap terbuka. (Diskominfo Wonosobo/Aris)

