23 September 2026

Pemkab Wonosobo dan Sejumlah Lembaga Salurkan Rp135 Juta untuk Korban Kebakaran Tieng

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama sejumlah lembaga dan pihak terkait menyalurkan bantuan senilai Rp135 juta kepada warga terdampak kebakaran di Dusun Krajan, Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Senin (21/9/2026). Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung proses pemulihan warga setelah kebakaran yang terjadi pada Sabtu (12/9/2026).

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.30 WIB itu menghanguskan 11 rumah. Sejumlah bangunan lainnya juga mengalami kerusakan, baik berat maupun ringan. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 16 kepala keluarga atau 49 jiwa terdampak langsung, dengan estimasi total kerugian mencapai sekitar Rp1,7 miliar.

Bantuan senilai Rp135 juta tersebut berasal dari sejumlah pihak. Palang Merah Indonesia (PMI) memberikan Rp20 juta, BAZNAS Rp20 juta, KORPRI Rp15 juta, serta CSR Bank Jateng sebesar Rp80 juta.

Dukungan yang diberikan tidak hanya berupa bantuan uang. Warga juga menerima semen, seng, perlengkapan bangunan, logistik, kebutuhan sehari-hari, serta berbagai bentuk bantuan lainnya untuk menunjang kebutuhan selama proses pemulihan.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyampaikan empati dan keprihatinannya kepada warga yang terdampak musibah tersebut. Ia memastikan pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian dan dukungan agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.

“Musibah ini memang telah berlalu, tetapi perhatian kita kepada warga tidak boleh berhenti. Pemerintah hadir bersama masyarakat dan berbagai pihak untuk membantu proses pemulihan, agar warga dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” ujar Afif.

Menurut Afif, dukungan terhadap warga Tieng juga datang dari berbagai unsur, mulai dari relawan, komunitas hingga lembaga swasta. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kebakaran.

Ia berharap semangat gotong royong yang terbangun di tengah masyarakat dapat terus dipertahankan sehingga kebutuhan warga selama masa pemulihan dapat dipenuhi secara bertahap.

Bagi Afif, musibah tersebut sekaligus menjadi pengingat mengenai pentingnya kepedulian dan kebersamaan ketika masyarakat menghadapi kondisi sulit. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban warga yang kehilangan rumah maupun harta benda akibat kebakaran.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama berbagai pihak pun diharapkan dapat terus mengawal proses pemulihan warga terdampak, sehingga masyarakat Dusun Krajan, Desa Tieng, dapat kembali menata kehidupan setelah musibah tersebut. (Diskominfo Wonosobo/Aris)