18 Agustus 2026

Kunjungi SDN 3 Kertek Wonosobo, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ajak Siswa Bangun Kebiasaan Baik

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. mengajak siswa SDN 3 Kertek, Kabupaten Wonosobo, membangun kebiasaan positif sejak dini. Pesan tersebut disampaikan saat Abdul Mu’ti mengunjungi sekolah tersebut pada Sabtu (15/8/2026).

Dalam kunjungannya, Abdul Mu’ti tidak hanya berdialog dengan pihak sekolah. Ia turut mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat bersama para siswa. Kegiatan berlangsung meriah dengan siswa yang tampak antusias mengikuti setiap gerakan.

Senam Anak Indonesia Hebat merupakan bagian dari Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dikembangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memperkuat karakter peserta didik. Gerakan tersebut mendorong anak membangun kebiasaan positif melalui aktivitas sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat.

Di hadapan para siswa, Abdul Mu’ti mengingatkan pentingnya membentuk kebiasaan baik secara konsisten. Tujuh kebiasaan yang ditekankan meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur lebih awal.

Menurut konsep gerakan tersebut, pembiasaan tidak berhenti pada rutinitas harian. Kebiasaan yang dilakukan secara berulang diharapkan membantu membentuk anak yang sehat, disiplin, mandiri, memiliki kepedulian sosial, serta berakhlak baik.

Usai mengikuti kegiatan senam, Abdul Mu’ti berinteraksi langsung dengan sejumlah siswa. Ia menanyakan cita-cita mereka dan mendengarkan harapan yang ingin dicapai pada masa mendatang.

Pertemuan tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa. Bagi mereka, kesempatan berbincang langsung dengan Menteri Pendidikan menjadi pengalaman yang berbeda dari kegiatan belajar sehari-hari di sekolah.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran Mendikdasmen di tengah siswa memberikan pengalaman sekaligus dorongan bagi anak-anak untuk semakin bersemangat dalam belajar.

“Tentu kehadiran Bapak Menteri memberikan semangat dankesan bagi kami, khususnya bagi anak-anak. Ini menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi para siswa karena mereka dapat bertemu langsung dengan Menteri Pendidikan, menyampaikan cita-cita, sekaligus mendapatkan motivasi untuk terus belajar,” ujar Afif.

Afif juga menilai pembentukan karakter anak tidak dapat dibebankan hanya kepada sekolah. Kebiasaan positif perlu dibangun secara bersama-sama melalui keterlibatan keluarga, pemerintah, sekolah, dan masyarakat.

“Kita ingin anak-anak Wonosobo tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, percaya diri, memiliki kepedulian terhadap sesama, dan mampu meraih cita-citanya. Karena itu, pendidikan harus kita dukung bersama, tidak hanya oleh sekolah, tetapi juga keluarga dan lingkungan masyarakat,” lanjutnya.

Menurut Afif, kunjungan Mendikdasmen juga menjadi bagian dari penguatan hubungan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam bidang pendidikan. Program penguatan karakter dinilai akan lebih efektif apabila diterapkan secara konsisten dan menjadi bagian dari keseharian peserta didik.

Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat menempatkan pembiasaan sebagai proses yang dilakukan terus-menerus hingga menjadi budaya. Karena itu, penerapannya membutuhkan dukungan tidak hanya dari satuan pendidikan, tetapi juga keluarga dan lingkungan tempat anak tumbuh.

Kunjungan Abdul Mu’ti ke SDN 3 Kertek pun tidak sekadar diisi dengan kegiatan seremonial. Interaksi langsung dengan siswa menjadi kesempatan untuk menyampaikan pesan mengenai kebiasaan sehari-hari yang dapat membentuk karakter mereka.

Bagi Pemerintah Kabupaten Wonosobo, perhatian pemerintah pusat terhadap aktivitas pendidikan di daerah diharapkan turut mendorong sekolah dan keluarga untuk semakin konsisten membangun lingkungan belajar yang sehat, menyenangkan, dan mendukung perkembangan karakter anak. (Diskominfo Wonosobo/Aris)