30 Juli 2026

Herman Deru Dorong Penguatan SDM Digital dan Pembinaan Karakter untuk Hadapi Tantangan Masa Depan

Baturaja|KoranRakyat.co.id — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM), peningkatan literasi digital, serta pembinaan karakter menjadi kunci utama menghadapi perubahan zaman.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Paripurna XIV DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116 Kabupaten OKU Tahun 2026 di Gedung Kesenian Kabupaten OKU, Rabu (29/7/2026). Gubernur hadir didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia HD.

Mengawali sambutannya, Herman Deru menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten OKU, DPRD Kabupaten OKU, dan seluruh masyarakat atas peringatan hari jadi ke-116. Ia berharap usia yang semakin matang menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Herman Deru, peringatan hari jadi harus dimanfaatkan sebagai momentum evaluasi terhadap perjalanan pembangunan. Berbagai keberhasilan perlu dipertahankan, sedangkan kekurangan harus menjadi bahan pembelajaran untuk memperbaiki kualitas pembangunan di masa mendatang.

ist

“Hari ini kita hadir dalam puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten OKU. Momentum ini hendaknya menjadi sarana untuk melakukan refleksi, melihat kembali perjalanan yang telah dilalui, sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru menyoroti perubahan besar yang terjadi akibat perkembangan teknologi informasi. Masyarakat kini semakin mudah menyampaikan aspirasi, kritik, maupun keluhan melalui berbagai platform digital sehingga pemerintah dituntut semakin terbuka dan cepat merespons kebutuhan masyarakat.

“Era saat ini merupakan era keterbukaan. Masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung melalui berbagai media. Karena itu, para pejabat dan aparatur sipil negara harus lebih responsif terhadap kemauan, kebutuhan, dan harapan masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh aparatur pemerintah, termasuk unsur TNI dan Polri sesuai peran masing-masing, harus mampu membangun komunikasi yang baik dan menghadirkan pelayanan yang cepat, terbuka, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

ist

Lebih lanjut, Herman Deru menekankan bahwa transformasi digital merupakan proses yang tidak dapat dihindari sehingga pemerintah harus mempersiapkan masyarakat agar mampu beradaptasi melalui peningkatan kualitas pendidikan, penguasaan teknologi, dan keterampilan.

“Transformasi dari sistem konvensional menuju sistem digital merupakan keniscayaan yang tidak dapat kita hindari. Peran manusia dalam beberapa sektor mungkin akan mengalami perubahan, tetapi kemampuan sumber daya manusia harus terus ditingkatkan agar mampu mengikuti perkembangan zaman,” jelasnya.

Ia menambahkan, peningkatan literasi digital harus menjadi perhatian seluruh perangkat daerah agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya secara produktif dan bertanggung jawab. “Pemerintah harus mempersiapkan masyarakat agar tidak tertinggal dalam menghadapi perkembangan teknologi. Literasi digital harus terus ditingkatkan sehingga masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan,” tambahnya.

Selain penguatan kompetensi, Herman Deru mengingatkan pentingnya membangun ketahanan mental, akhlak, dan karakter masyarakat. Menurutnya, kemajuan teknologi tanpa diimbangi nilai moral akan menimbulkan berbagai persoalan sosial. “Dalam masa transisi dan perubahan seperti saat ini, apabila mental kurang kuat dan akhlak tidak terbina dengan baik, maka kita akan menghadapi banyak persoalan dan mudah kewalahan dalam menyikapi berbagai perkembangan yang terjadi,” ungkapnya.

ist

Ia mengajak keluarga, sekolah, pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama membangun generasi muda yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki daya saing.

Dalam sambutannya, Herman Deru juga mengingatkan pentingnya penyelesaian persoalan sosial melalui mekanisme hukum serta menghindari tindakan main hakim sendiri. “Jangan sampai ada persoalan yang diselesaikan dengan cara main hakim sendiri. Gunakan mekanisme yang berlaku dan libatkan unsur-unsur yang ada, mulai dari pemerintah desa, Linmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga aparat yang berwenang,” tegasnya.

Ia menilai upaya pencegahan harus diperkuat melalui deteksi dini, komunikasi yang baik, dan kolaborasi seluruh unsur masyarakat agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara bijaksana sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar. “Pencegahan harus menjadi perhatian bersama. Jangan menunggu persoalan menjadi besar. Dengan komunikasi yang baik dan keterlibatan seluruh unsur, berbagai persoalan dapat diantisipasi serta diselesaikan secara bijaksana,” tambahnya.

Pada akhir sambutannya, Herman Deru mengajak seluruh pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dan gotong royong dalam mendukung pembangunan Kabupaten OKU.

Ia berharap Kabupaten OKU terus berkembang menjadi daerah yang maju, adaptif, memiliki SDM unggul, serta mampu menjawab tantangan era digital. “Di usia ke-116 tahun ini, Kabupaten OKU diharapkan semakin matang dalam menjalankan pembangunan. Mari kita perkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas pelayanan, dan membangun daerah dengan semangat gotong royong,” tegasnya.

Gubernur juga mengajak seluruh pihak menjaga stabilitas daerah sebagai modal utama pembangunan yang berkelanjutan.

Melalui momentum HUT ke-116 Kabupaten OKU, Herman Deru berharap seluruh capaian pembangunan dapat terus ditingkatkan dengan semangat kebersamaan, penguatan SDM, pemanfaatan teknologi secara positif, serta pembinaan karakter sehingga Kabupaten OKU menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Peringatan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sumsel, Pemerintah Kabupaten OKU, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan menuju Sumatera Selatan Maju untuk Semua. (*)