1 Juli 2026

KAPA Wonosobo Resmi Dikukuhkan, Bupati Ajak Pelajar Bangun Generasi Bebas Narkoba

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Pengukuhan Pengurus Kesatuan Pelajar Anti Narkoba (KAPA) Kabupaten Wonosobo Masa Bhakti 2026–2027 menjadi rangkaian utama peringatan Hari Anti Narkotika Nasional (HANI) 2026 di Pendopo Selatan Kabupaten Wonosobo, Senin (29/6/2026). Kegiatan tersebut menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat peran pelajar sebagai garda terdepan pencegahan penyalahgunaan narkoba sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan apresiasi kepada para pelajar yang memilih bergabung dalam organisasi KAPA sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonosobo, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelajar yang telah berkomitmen menjadi bagian dari Kesatuan Pelajar Anti Narkoba. Semangat ini menunjukkan bahwa generasi muda Wonosobo memiliki kepedulian terhadap masa depan dirinya, lingkungannya, dan bangsanya,” ujar Bupati.

Menurut Afif, organisasi pelajar seperti KAPA tidak hanya menjadi wadah untuk mengembangkan minat dan potensi generasi muda, tetapi juga menjadi tempat membangun kepemimpinan, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta karakter yang kuat. Nilai-nilai tersebut dinilai penting sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Ia juga menilai keberadaan KAPA memiliki posisi strategis dalam mempersiapkan generasi muda menyongsong bonus demografi. Menurutnya, bonus demografi hanya akan memberikan manfaat apabila didukung oleh sumber daya manusia yang sehat, produktif, berkarakter, dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Organisasi seperti KAPA menjadi ruang pembelajaran yang sangat penting untuk membangun mental, kepemimpinan, dan tanggung jawab. Bekal inilah yang akan mempersiapkan para pelajar menjadi generasi unggul yang mampu memanfaatkan bonus demografi sebagai peluang, bukan tantangan,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dibacakan sambutan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia dalam rangka Hari Anti Narkotika Nasional Tahun 2026. Sambutan itu menekankan bahwa upaya pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Generasi muda pun diharapkan mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, produktif, serta bebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Di hadapan para pelajar, Afif kembali mengingatkan pentingnya menjauhi narkoba, selektif dalam memilih lingkungan pergaulan, dan terus mengembangkan kemampuan melalui berbagai kegiatan positif.

“Jadilah generasi yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba. Masa depan bangsa ada di tangan kalian,” pesannya.

Sementara itu, Ketua KAPA Kabupaten Wonosobo Masa Bhakti 2026–2027 yang baru dikukuhkan, Anggun Dwita R., menyatakan kesiapan seluruh jajaran pengurus untuk menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap KAPA mampu memperluas edukasi mengenai bahaya narkoba, khususnya di kalangan pelajar, sehingga semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran untuk menjaga diri dari penyalahgunaan narkotika.

“Kami siap menjalankan tugas dan berkontribusi aktif dalam menciptakan lingkungan pelajar yang sehat, produktif, dan bebas narkoba. Semoga KAPA dapat menjadi organisasi yang semakin bermanfaat bagi masyarakat dan mampu menginspirasi lebih banyak pelajar untuk bersama-sama menjaga masa depan generasi bangsa,” ungkapnya.

Melalui pengukuhan pengurus baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap KAPA dapat terus menjadi mitra strategis dalam menumbuhkan kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba. Organisasi ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, berintegritas, serta siap berkontribusi mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Diskominfo Wonosobo/Aris)