18 April 2026

Pakar Israel : Serangan Iran Bisa Bikin Tel Aviv Hancur Total

Jakarta|KoranRakyat.co.id – Berbagai reaksi dan komentar atas perseteruan Iran dan Israel yang sudah saling serang dengan senjata andalannya dengan  berbagai kondisi yang diakibatkan.

Bahkan seperti dilansir CNN Indonesia dari kalangan internal internal Israel, pakar kajian pertahanan Israel Dan Perry mewanti-wanti serangan Iran bisa membuat Tel Aviv hancur total saat saling tembak rudal dan drone terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sejak tiga hari lalu, Israel dan Iran saling serang fasilitas pertahanan mereka. Namun, serangan itu juga mengenai permukiman penduduk.

Kilatan ledakan di wilayah Israel akibat rudal yang diluncurkan Iran, Sabtu (14/6/2025) malam. Iran dilaporkan mengirimkan ratusan rudal dan drone dalam sejumlah tahap serangan yang menembus sistem pertahanan Israel/ Tribunnews.com . “Bahayanya adalah eskalasi tak terkendali. Jika Iran benar-benar tak berniat meningkatkan respons mereka, saya yakin mereka mengatakan itu akan menjadi 20 kali lebih buruk dalam beberapa jam mendatang, dan itu menyebabkan kerusakan besar di Israel daripada yang sebenarnya bisa terjadi,” kata Perry, dikutip Al Jazeera, Sabtu (14/6).

Sementara itu, profesor politik Timur Tengah dari Universitas Deakin Australia, Shahram Akbarzadeh, mengatakan Iran dan Israel tampaknya siap berperang untuk jangka panjang serta lebih banyak serangan. Amerika Serikat kemungkinan juga akan terseret.

“Saat Israel melancarkan serangan terhadap Iran, Iran harus merespons, dan saya pikir Israel sebenarnya mengandalkan dinamika ini, bahwa begitu konflik dimulai, Amerika Serikat punya kewajiban dan komitmen terhadap keamanan Israel,” kata Akbarzadeh.

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v80), default quality

Pada Jumat, Israel lebih dahulu menggempur habis-habisan Iran. Mereka menyerang fasilitas nuklir dan persenjataan hingga permukiman penduduk di Teheran serta beberapa kota lain.
Serangan Israel menyebabkan sejumlah pejabat militer Iran tewas termasuk Kepala Staf Angkatan Bersenjata Militer Iran Mayor Jenderal Mohammad Bagheri dan Komandan Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) Mayor Jenderal Hossein Salami.
Iran tak tinggal diam. Mereka lalu meluncurkan 100 rudal sebagai serangan balasan. Israel kembali menyerang dan mewanti-wanti jika Iran tak berhenti maka Teheran akan terbakar.
Ancaman Israel tak membuat Iran gentar. Mereka terus melakukan serangan balasan dan berkali-kali menyatakan pemerintahan Benjamin Netanyahu harus menerima hukuman berat akibat agresi mereka.
Hingga Senin dini hari, saling serang Iran-Israel masih terjadi. Perang itu menyebabkan korban di kedua pihak.
Di Iran, sebanyak 224 orang tewas dan lebih dari 1.200 mengalami luka-luka. Sementara itu, di Israel empat orang tewas dan puluhan mengalami luka-luka. (*)