Keluhan Listrik Sering Padam Jadi Perhatian Pihak PLN

INDRALAYA|KoranRakyat co.id – KELUHAN masyarakat tentang masih sering padamnya listrik di beberapa Kecamatan seperti di Muarakuang, Rambangkuang, Lubuk Keliat, dan Payaraman, menjadi perhatian pihak PT PLN (Persero). Memang keandalan listrik di beberapa wilayah masih perlu perhatian, terutama di kawasan yang rawan terjadi gangguan.
Hal tersebut dikatakan Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Cabang Indralaya, Sanggam P Sinaga, menjawab informasi yang disampaikan Pengurus PWI OI, saat audiensi, Jumat sore 27 Januari 2023.
Sanggam Sinaga didampingi beberapa pimpinan lainnya, yakni Arini, Redho Hermawan, dan Sabri. Sedangkan rombongan PWI OI sebanyak 10 orang yang dipimpin PLT Ketua, Henny Primasari didampingi Sekretaris Sarono P Sasmito, Ketua Wanhat PWI, Sardinan dan lain-lain.
Audiensi PWI OI ini dalam rangka menjalin silaturrahmi dan sinergitas dengan pihak UP3 PLN.
Menurut Sanggam Sinaga, matinya arus listrik atau padamnya listrik, pada dasarnya terjadi karena adanya gangguan atau sengaja dimatikan karena ada perawatan/perbaikan.
Gangguan tersebut bisa karena berbagai faktor, seperti gangguan oleh binatang seperti burung dan lainnya, serta akibat pepohonan yang menyentuh jaringan listrik. Karena itu sebaiknya jaringan listrik terbebas dari hal-hal yang menyebabkan gangguan tersebut, ujarnya.
Untuk menciptakan kondisi tersebut, Sanggam Sinaga mengharapkan bantuan, dukungan dan kerjasama baik dari masyarakat maupun pemerintah daerah.
Sanggam yang cukup lama bertugas di Kalimantan ini berharap, kesadaran dan kepedulian dari pemilik tanaman untuk mengikhlaskan tanamannya di tebang/pangkas.
Disisi lain Sanggam juga meminta agar masyarakat berhati-hati beraktifitas di area yang dilalui kabel/jaringan listrik. Apalagi kalau jaringan listrik tersebut berkekuatan 2.000 KV, tentu sangat membahayakan, ujarnya.
Terhadap adanya kebakaran rumah warga yang disebabkan karena korsleting listrik, Sanggam meminta supaya jaringan listrik di rumah-rumah warga harus sesuai dengan standar PLN. Dikatakannya, jaringan listrik di dalam rumah warga, menjadi tanggung jawab pemilik rumah. Karena itu pemasangannya jangan sembarangan, tetapi harus sesuai dengan standar. Ia berharap kepada pemilik rumah untuk mengechek jaringan listrik di rumah masing-masing, jangan sampai menimbulkan masalah.
Untuk itu Sanggam Sinaga, mengharapkan kerjasama pihak pers/wartawan guna menyebarkan informasi dari PLN sehingga dapat diketahui masyarakat.
Sanggam juga bersedia membuat gruf WatshApp bersama wartawan OI. Gunanya untuk mempermudah akses informasi, baik yang datang dari wartawan maupun dari pihak UP3 PLN, guna disebarluaskan ke publik.
Saat audiensi yang berlangsung akrab tersebut, beberapa informasi yang disampaikan wartawan anggota PWI OI kepada pihak PLN, yakni banyaknya keluhan masyarakat di daerah Muarakuang dan sekitarnya karena listrik sering padam. Kemudian perlunya etika saat melakukan razia/penagihan tunggakan terhadap pelanggan, seringnya korsleting listrik yang menjadi penyebab kebakaran rumah warga, serta masih kurangnya sosialisasi saat dilakukan pemadaman listrik. (ica)
