29 Agustus 2026

Kehadiran Muhammad SAW Seiring Terwujudnya Alam ini

Palembang|KoranRakyat.co.id —Kehadiran Muhammad yang sudah dijelaskan dalam al quran sebagai rahmatan lil’alamin merupakan Nur Muhammad –bukan secara pisik, seiring dengan terwujudnya alam ini.

Hal ini diuraikan Ustadz  Habib Hasan Abdul Muthalib Shahab dalam ceramah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Jum’at (28/8)  di Mesjid Al Muhajirin Komplek Perumabahan Bumi Sembaja Indah Kelurahan Alang Alang Lebar Palembang.

ist

Menurut Habib Hasan merayakan kelahiran Rasulullah SAW secara pisik erupakan perintah Allah SWT, karena kelahiran Muhammad merupakan yang merupakan utusan Allah yang dimuliakan di sekalian alam karena kehadiran Muhammad secara ruh telah ada sejak Adam as ada dalam artian nur-nya Muhammad. Sehingga kehadiran Muhammad adalah rahmatan Lil ‘alamin seiring sejak terwujudnya alam ini.

Habib Hasan memberikan ilustrasi bahwa Nabi Adam selama 300 tahun minta ampun atas kesalahannya karena memakan buah yang dilarang Allah SWT saat  masih di syurga. Selama itu pula doanya belum dikabulkan Allah SWT, namun karena Adam menyebutkan nama Muhammad SAW bergandengan dengan nama Allah sehingga Allah mengabulkan ampunan Adam as karena disebut Muhammad sebagai kekasih Allah SWT yang secara nur Muhammad sudah ada sejak alam ini tercipta.

Beribadah berharap Rahmat Allah SWT tentunya harus  dengan mencontoh dan mengamalkan dua wasiat Rasulullah yang ditinggalkan untuk umatnya yakni Al Qur’an dan hadits.

Pada sosok Rasulullah itu ada rahmatan Lil ‘alamin sehingga harus  berebut meraih syafaatnya dengan mengikuti dan mencontoh akhlak Muhammad dengan menghidupkan sunah-sunahnya seperti memperbanyak pengamalan seluruh apa yang dicontohkannya. ”Kita dianjurkan memperbanyak ibadah Sunnah yang dicontoh selain menunaikan ibadah wajib”  Habib Hasan memberi contoh.

ist

Salah satu contohnya nilai pahala shalat sunnat fajar yang nilainya lebih besar dari seisi alam.

Berharap rahmat Allah SWT harus dengan meneladani dan mencontoh perilaku Nabi Muhammad SAW yang secara pisik lahir 1 Rabiul Awal yang sering diperingati umatnya, tambah Habib Hasan.

Ketua Pengurus Mesjid Al Muhajirin H. Syamsudin Yazid dalam kata sambutannya mengucapkan terimakasih atas kehadiran jemaah untuk memeriahkan acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW termasuk jemaah sejumlah mesjid tetangga. Semoga bisa memetik hikmah dari peringatan kelahiran Rasulullah Saw. Sebagai huswatun Hasanah, perlu patuh terhadap dua wasiat beliau Al Qur’an dan hadits yang patut dicontoh” harap Syamsudin Yazid. (*)