14 Juli 2026

212 Personel Kontingen Wonosobo Resmi Dikukuhkan Menuju PORPROV Jateng XVII 2026

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Keikutsertaan Kabupaten Wonosobo pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jawa Tengah XVII Tahun 2026 resmi dimulai dengan pengukuhan kontingen yang digelar di Pendopo Bupati Wonosobo, Sabtu (11/7/2026) malam. Momentum tersebut menjadi penegasan kesiapan para atlet, pelatih, dan ofisial untuk membawa nama daerah pada ajang olahraga prestasi tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan berlangsung di kawasan Semarang Raya.

Kontingen Kabupaten Wonosobo yang dikukuhkan berjumlah 212 personel, terdiri atas 109 atlet, 24 pelatih, 24 ofisial, serta 55 panitia kontingen. Mereka akan bertanding pada 23 cabang olahraga setelah menjalani rangkaian persiapan yang meliputi pembinaan, pemusatan latihan, uji tanding, pemeriksaan kesehatan, hingga pemenuhan administrasi dan perlengkapan.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menegaskan bahwa PORPROV bukan sekadar ajang mengejar prestasi melalui perolehan medali, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter sekaligus tolok ukur keberhasilan pembinaan olahraga di daerah.

“Keberhasilan sejati tidak hanya dihitung dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari integritas, sportivitas, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan selama bertanding. Jadilah duta Wonosobo yang berkarakter luhur dan mampu menjaga nama baik daerah,” tegas Afif.

Menurutnya, setiap atlet membawa tanggung jawab sebagai representasi Kabupaten Wonosobo. Karena itu, seluruh anggota kontingen diminta menjaga kekompakan, disiplin, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti pertandingan.

Afif juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam memperkuat pembinaan olahraga prestasi melalui sinergi bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), peningkatan sarana dan prasarana olahraga secara bertahap, serta pemberian perhatian kepada atlet maupun pelatih berprestasi. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Wonosobo, Khozin, menyampaikan bahwa seluruh atlet yang diberangkatkan merupakan hasil proses pembinaan yang telah dipersiapkan secara matang. Berbagai tahapan telah dilakukan, mulai dari babak kualifikasi, program latihan, pemusatan latihan kabupaten, hingga monitoring perkembangan atlet.

Selain itu, para atlet juga telah mengikuti try out dan try in sebagai bagian dari pemantapan kemampuan sebelum bertanding di PORPROV.

“Seluruh atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi dan pembinaan yang telah dipersiapkan secara optimal. Kami optimistis target peningkatan prestasi dibandingkan PORPROV sebelumnya dapat diwujudkan melalui kerja keras, disiplin, dan sportivitas seluruh kontingen,” ujar Khozin.

Ia menambahkan, kesiapan menghadapi pertandingan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik maupun kondisi fisik, tetapi juga kekuatan mental. Oleh sebab itu, atlet diharapkan mampu menjaga kepercayaan diri, tetap fokus, dan tampil maksimal saat menghadapi lawan di arena pertandingan.

Sebagai Ketua Kontingen Kabupaten Wonosobo, Wakil Bupati Amir Husein memastikan seluruh kebutuhan atlet dan ofisial telah dipersiapkan agar mereka dapat berkonsentrasi penuh selama mengikuti PORPROV.

Persiapan tersebut meliputi administrasi, transportasi, akomodasi, logistik, pelayanan kesehatan, hingga aspek keamanan selama kontingen berada di Semarang Raya.

“Kami telah memastikan seluruh kebutuhan operasional, mulai dari administrasi, akomodasi, transportasi, logistik, pelayanan kesehatan, hingga keamanan telah siap dengan baik. Atlet harus fokus memberikan penampilan terbaik, sementara manajemen bertanggung jawab memastikan seluruh kebutuhan mereka terpenuhi,” kata Amir.

Ia meminta seluruh jajaran manajemen kontingen memberikan pelayanan terbaik sehingga atlet dan pelatih tidak terbebani persoalan di luar pertandingan. Amir juga mengajak seluruh atlet untuk bertanding dengan penuh percaya diri, tidak mudah menyerah, serta tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam setiap kesempatan.

Menurutnya, keberhasilan kontingen tidak hanya ditentukan kemampuan individu atlet, tetapi juga lahir dari kerja sama yang solid antara atlet, pelatih, ofisial, KONI, dan pemerintah daerah.

Melalui pengukuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap seluruh kontingen mampu mengikuti PORPROV Jawa Tengah XVII Tahun 2026 dengan lancar, menjaga kesehatan, serta menampilkan kemampuan terbaik di setiap cabang olahraga. Dengan persiapan yang telah dilakukan dan dukungan masyarakat, Kontingen Kabupaten Wonosobo diharapkan mampu meningkatkan prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Jawa Tengah. (Diskominfo Wonosobo/Aris)