Ketua DPRD Sumsel Sambut Sejumlah Tokoh Nasional pada Halal Bihalalal Perantau Sumbagsel

PALEMBANG | Koranrakyat.co.id – Ketua DPRD Prov. Sumsel Andie Dinialdie SE, MM bersama sejumlah pejabat legislatif lainnya, hadir dalam acara Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumbagsel, yang digelr di Griya Agung, Sabtu 25 April 2026. Halal Bihalal Masyarakat Perantauan Sumbagsel 2026 menjadi momen hangat mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi putra daerah.
Dalam acara yang berlangsung dalam sasana kekeluaragaan ini, Andie Danialdi bersama Gubernur Semsel H. Herman Deru, nampak bersahaja ketika menyambut tamu-tamu dari Ibukota seperti Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasandan serta para pejabat lainnya dari provinsi Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung dan Lampung.
Ketu DPRD Sumsel yang mengenakan batik khas Palembang coklat bercorak kopi, juga sesekali menghantarkan para tamu untuk menempati kursi-kursi yang telah disediakan. Kedatangan para tamu ini juga disambut dengan suguhan kesenian daerah, yang menambah suasana hangat pertemuan dalam nuansa kampung halaman.
Di berbagai sudut ruangan juga terlihat warga dari lima provinsi saling bersalaman dan kangen-kangenan dengan sejumlah anggota DPRD Sumsel yang hadir, karena sudah lama tidak bertemu. Sangat terlihat suasana kebersamaan untuk mempererat silaturahmi sekaligus merawat nilai budaya sebagai identitas bersama.
Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, menegaskan bahwa peran masyarakat perantauan sangat strategis dalam mendorong kemajuan daerah. “Ini bukan ajang unjuk kekuatan, tapi memperkuat kebersamaan untuk membangun Sumbagsel,” ujarnya.
Dipilihnya Sumatera Selatan sebagai tuan rumah, mencerminkan kekayaan budaya yang masih terjaga. ”Palembang sebagai Bumi Sriwijaya dipilih menjadi tuan rumah perdana, menjadi simbol keterikatan sejarah sekaligus titik temu masyarakat Sumbagsel dari berbagai daerah,” ujar Herman Deru.
Sementara itu Mendagri Tito Karnavian, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, untuk menghimpun para pemangku kebijakan agar dapat berkontribusi bagi negara dan daerah.
Menurut Tito, pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk para menteri koordinator. Tito menekankan pentingnya kehadiran lima gubernur Sumbagsel dalam merumuskan program prioritas ke depan.
“Silaturahmi seperti ini sudah lama tidak terjadi. Kita ingin berbuat sesuatu untuk Sumbagsel. Ini hal yang wajar di negara besar, ketika putra daerah ingin memberikan solusi bagi wilayahnya,” kata Tito.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat perantauan demi Sumbagsel yang lebih maju.
Sedangkan Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam sambutannya mengatakan Halalbihalal ini menjadi tradisi masyarakat Indonesia untuk mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri.
Di Palembang, Sumatera Selatan, momentum ini dimanfaatkan masyarakat perantau Sumatera bagian selatan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong sinergi pembangunan lintas daerah.
“Mempererat ikatan batin Sumbagsel. Sekarang ini satu kebutuhan ya. Sumbagsel potensinya luar biasa, lima provinsi. SDM-nya juga tersebar di mana-mana. Kekayaan alamnya luar biasa, potensi besar ya. Nah ini perlu, setelah ini kita tindaklanjuti untuk roadmap mempercepat pembangunan Sumbagsel gitu. Agar Sumbagsel ini kan punya peradaban yang paling tua ya, Sriwijaya.” kata Zulkifli Hasan. (hms/adv)
