23 April 2026

IPHI Wonosobo Rayakan Harlah ke-36, Teguhkan Peran di Tengah Masyarakat

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Peringatan puncak Hari Lahir (Harlah) ke-36 Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Wonosobo digelar khidmat di Pendopo Selatan, Rabu (22/4/2026). Ribuan anggota IPHI dari berbagai wilayah di Kabupaten Wonosobo turut hadir memadati lokasi acara.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga dimaknai sebagai ajang penguatan spiritual dan sosial bagi para alumni haji, guna meneguhkan peran pengabdian mereka di tengah masyarakat.

Suasana semakin meriah dengan digelarnya pawai ta’aruf yang menampilkan ciri khas dari masing-masing wilayah. Selain itu, bazar UMKM dari tiap kawedanan turut meramaikan acara sebagai wujud geliat ekonomi lokal yang tumbuh beriringan dengan semangat kebersamaan.

Ketua PD IPHI Wonosobo, KH. Muslim Syarifudin, menjelaskan bahwa rangkaian Harlah tahun ini tidak hanya berorientasi pada perayaan, tetapi juga refleksi. Ia mengungkapkan, sehari sebelum puncak acara, pengurus dan anggota telah melaksanakan ziarah ke makam pahlawan serta para mantan Ketua IPHI Wonosobo sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka.

Ia juga menegaskan bahwa IPHI memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai kemabruran haji dalam kehidupan sosial. “IPHI bukan sekadar organisasi, tetapi wadah untuk merawat spirit ibadah agar terus hidup dalam tindakan nyatadi tengah masyarakat,” ujarnya.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, turut memberikan sambutan dengan menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi atas kontribusi IPHI selama ini. Ia menilai, IPHI memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai sosial keagamaan sekaligus menjadi perekat persaudaraan di tengah masyarakat yang beragam.

“Tema yang diangkat tahun ini, ‘Dengan Semangat Haji Mabrur, Kita Tingkatkan Pengabdian Terbaik untuk Negeri’, bukan hanya slogan, tetapi panggilan moral untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, Afif menekankan pentingnya sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan serta berkarakter.

Ketua PW IPHI Jawa Tengah, H. Masrifan Djamil, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Wonosobo menjadi salah satu daerah dengan aktivitas IPHI yang dinilai progresif.

“Kami melihat bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah dan IPHI mampu menghadirkan program yang variatif, hidup, dan berdampak. Ini menjadi contoh baik bagi daerah lain. Arah gerak IPHI tetap satu, yakni menjaga dan melestarikan kemabruran haji agar tercermin dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkapnya.

Melalui momentum Harlah ke-36 ini, IPHI Kabupaten Wonosobo diharapkan kian mengokohkan perannya sebagai penggerak nilai-nilai keagamaan yang inklusif dan memberi dampak luas.

Semangat haji mabrur pun diharapkan tidak hanya menjadi identitas, melainkan energi bersama dalam membangun masyarakat Wonosobo yang religius, harmonis, dan berdaya. (Diskominfo Wonosobo/Aris)