21 April 2026

Bupati Muba Apresiasi Sinergi Tim Gabungan Evakuasi Korban Tenggelam Dalam Dua Jam

MUSI BANYUASIN | Koranrakayt.co.id – Bupati Muba HM Toha Tohet SH melalui Pj Sekda Muba Drs Syafaruddin MSi memberikan apresiasi sinergi lintas instansi ketika melakukan evakuasi korban tenggelam di alur Sungai Musi, tepatnya di RT 004 Dusun II Desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, Sabtu (7/3/2026)

“Kami mengapresiasi respons cepat BPBD, Basarnas, TNI, Polri serta seluruh unsur yang terlibat, termasuk masyarakat yang turut membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” kata Pj Sekda.

Tim gabungan berhasil mengevakuasi korban tenggelam hanay dalam hitungan tak lebih dair dua jam. Korban diketahui bernama Muhamad Ariyadi. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar empat kilometer dari lokasi awal ia diduga tenggelam. Proses pencarian dilakukan sejak pagi, juga melibatkan masyarakat setempat.

Kepala Pelaksana BPBD Muba, Marko Susanto SSTP MSi, menjelaskan operasi pencarian dimulai sekitar pukul 08.07 WIB setelah sebelumnya diterima laporan adanya sepeda motor yang terparkir di tepi Sungai Musi sejak Jumat (6/3/2026) subuh.

“Informasi awal berasal dari Kepala Desa Lumpatan yang melaporkan adanya sepeda motor terparkir di pinggir Sungai Musi sejak subuh. Setelah ditelusuri, kendaraan tersebut milik warga bernama Muslim yang ternyata dipakai oleh anaknya, Muhamad Ariyadi,” jelas Marko.

Lanjutnya, berdasarkan keterangan warga sekitar, Ariyadi diduga tenggelam di Sungai Musi di sekitar lokasi motor tersebut ditemukan. Dugaan ini kemudian ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh tim gabungan.

Marko mengatakan, tim melakukan penyisiran sungai menggunakan berbagai peralatan pendukung, seperti perahu polietilena, pelampung, mesin perahu, jetski BPBD, serta kendaraan operasional Basarnas.

“Tim melakukan penyisiran dengan radius sekitar lima kilometer dari titik terakhir korban diduga tenggelam,” ungkapnya.

Diketahui, upaya pencarian tidak berlangsung lama. Sekitar pukul 09.30 WIB, korban akhirnya berhasil ditemukan oleh tim gabungan dengan jarak kurang lebih empat kilometer dari titik awal kejadian.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dari perairan Sungai Musi dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

“Begitu korban ditemukan, tim langsung melakukan evakuasi dan menyerahkan jenazah kepada keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi kami tutup,” tegas Marko.

Sementara itu, Pj Sekda mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Musi agar lebih berhati-hati, terutama saat berada di tepian sungai maupun ketika melakukan aktivitas di perairan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan faktor keselamatan saat berada di sekitar sungai, mengingat arus Sungai Musi cukup kuat dan berpotensi membahayakan,” pungkasnya. (atk/kom)