8 Maret 2026

Zero Petasan 1447 H, Pemkab dan Polres Wonosobo Siap Gelar Operasi Terpadu

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Pemerintah Kabupaten Wonosobo menegaskan komitmennya untuk mewujudkan “Zero Petasan” selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, usai mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Pendopo Selatan, Senin (23/2/2026).

Afif menyatakan, penggunaan petasan tidak lagi bisa ditoleransi dengan alasan tradisi. Pasalnya, sejumlah insiden telah terjadi dan menimbulkan korban luka serius di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Kertek.

“Kita sudah ada kejadian di beberapa wilayah, termasuk Kertek. Korbannya serius dan harus dirawat di rumah sakit. Saya ingin Ramadan dan Idulfitri tahun ini zero dari petasan,” tegasnya.

Menurut Afif, tantangan pengawasan kini semakin kompleks seiring maraknya pembelian bahan peledak secara daring. Banyak kasus, kata dia, bermula dari perakitan petasan secara mandiri di rumah tanpa memperhitungkan risiko keselamatan.

“Mercon itu membahayakan diri sendiri dan orang lain. Lebih baik uangnya digunakan untuk kebutuhan yang lebih bermanfaat menjelang Lebaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Wonosobo, M. Kasim Akbar Bantilan, mengungkapkan bahwa hingga awal Ramadan telah terjadi tiga insiden ledakan petasan. Dua korban di antaranya merupakan anak di bawah umur yang harus menjalani perawatan medis.

“Karena dianggap tradisi, euforia merakit dan meledakkan petasan terus terjadi. Padahal ini sangat berbahaya. Kami akan melaksanakan operasi secara kontinu di seluruh wilayah,” tegas Kapolres.

Selain penertiban petasan, jajaran kepolisian juga akan memperketat pengawasan terhadap peredaran minuman keras ilegal, kenakalan remaja seperti perang sarung, serta penerbangan balon udara liar yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan.

Sebagai bentuk keterbukaan dan partisipasi publik, Pemkab bersama Polres Wonosobo membuka kanal pengaduan melalui Call Center 112 serta saluran aduan resmi pemerintah daerah. Masyarakat diimbau proaktif melaporkan setiap aktivitas yang berpotensi membahayakan keamanan dan ketertiban.

Melalui kombinasi edukasi yang masif, operasi terpadu, dan keterlibatan aktif masyarakat, Pemkab Wonosobo optimistis target “Zero Petasan” dapat tercapai, sehingga Ramadan dan Idulfitri 1447 H berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan. (Diskominfo/Aris)