27 April 2026

Terima Kunjungan Undang Luak Johol, Gubernur Herman Deru Perkuat Diplomasi Budaya Sumsel–Malaysia

Palembang|KoranRakyat.co.id — — Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menerima kunjungan kehormatan Undang Luak Johol Dato’ Hj. Muhammed Bin Hj. Abdullah dalam rangka silaturahmi dan perbandingan adat Luak Johol dan Melayu Palembang di Griya Agung, Senin (8/12/2025).

ist

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa pelestarian adat dan budaya menjadi salah satu fokus utama pembangunan di Sumsel di tengah tantangan globalisasi.

Ia mengungkapkan bahwa Sumsel memiliki keberagaman budaya yang sangat kaya dengan sembilan suku besar serta 17 bahasa daerah yang menjadi identitas masyarakat.

ist

Gubernur juga menjelaskan bahwa beberapa daerah di Sumsel memiliki kemiripan bahasa dengan Malaysia, khususnya di Pagaralam, Muara Enim, dan Ogan, sementara Komering dan Palembang memiliki kekhasan tersendiri.

Menurutnya, kekuatan budaya harus dijaga seiring dengan pengelolaan potensi ekonomi seperti perkebunan sawit dan karet yang menjadi andalan Sumsel.

ist

“Dalam setiap agenda resmi, saya selalu mengenakan pakaian adat Melayu sebagai wujud komitmen pelestarian budaya. Bahkan, setiap bangunan diwajibkan menampilkan unsur tanjak atau songket,” ujar Herman Deru.

Ia juga menyambut baik pernyataan rombongan Luak Johol yang menyebut Sumsel dan Malaysia sebagai daerah serumpun dengan kesamaan budaya dan kuliner.

Gubernur berharap pertemuan tersebut dapat melahirkan kerjasama konkret di bidang seni dan budaya, termasuk penyelenggaraan pentas seni lintas negara.

ist

Ia menekankan bahwa pelestarian adat tidak cukup hanya ditampilkan pada acara adat semata, namun harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari dengan melibatkan para budayawan.

Plt. Kadis Pariwisata Sumsel Pandji Tjahjanto memaparkan bahwa hingga 2025, Sumsel telah memiliki 67 Warisan Budaya Tak Benda dan 54 Cagar Budaya yang telah ditetapkan di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.

Sementara itu, Yang Mulia Rajo Balang Hamzah Bin Limin menyampaikan bahwa kunjungan ke Sumsel dilakukan untuk memperdalam pemahaman tentang adat, kebudayaan, dan sistem pemerintahan di daerah ini.

Silaturahmi yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan jamuan kuliner khas Sumsel yang semakin mempererat hubungan persaudaraan antara Sumsel dan Negeri Sembilan. (*)