16 Desember 2025

Gubernur Herman Deru Dorong Senam Osteoporosis Jadi Gerakan Massal demi Generasi Sumsel yang Lebih Sehat  

Palembang|  KoranRakyat.co.id  ––Senam pencegahan osteoporosis menjadi salah satu sorotan utama dalam peringatan Hari Kesehatan dan Osteoporosis Nasional 2025 di Plaza Barat JSC Palembang, Sabtu (30/11/2025). Kegiatan tersebut sekaligus mengukuhkan DPC Perwatusi seluruh kabupaten/kota serta mencanangkan Gerakan Sumsel Peduli Osteoporosis.

ist

Ratusan peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias, terutama saat sesi senam yang telah diakui secara internasional sebagai metode efektif memperkuat tulang dan otot. Senam tersebut menjadi wahana edukasi baru yang ingin diperluas pelaksanaannya ke seluruh wilayah Sumsel.

Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru menyampaikan bahwa senam bukan hanya bentuk aktivitas fisik, tetapi juga instrumen penting untuk mencegah osteoporosis sejak dini. Ia ingin masyarakat membangun kebiasaan rutin yang berdampak positif terhadap kesehatan tulang.

ist“Osteoporosis ini terjadi karena kurangnya pemahaman dan kebiasaan hidup sehat. Karena itu kita perlu gerakan massal agar masyarakat semakin sadar,” jelas Gubernur.

Ia mengingatkan bahwa osteoporosis dapat dialami siapa saja, tidak hanya kelompok lansia. Bahkan, menurutnya, banyak masyarakat belum memahami definisi dasar penyakit ini sehingga edukasi harus dilakukan secara terstruktur.

“Banyak yang belum tahu apa itu osteoporosis. Ini tugas kita bersama untuk menyosialisasikan. Jangan tunggu cedera baru peduli,” tegasnya.

ist

Gubernur menambahkan bahwa kesehatan tulang merupakan fondasi mobilitas manusia. Ketika tulang melemah, aktivitas sehari-hari akan terganggu sehingga kualitas hidup menurun. Karena itu, ia mendorong masyarakat menjaga tulang sejak usia muda.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada Perwatusi Pusat, Perwatusi Sumsel, serta seluruh instruktur yang aktif memperluas program edukasi. Mereka dinilai telah berperan penting dalam mendorong gerakan gerak aktif di seluruh kabupaten/kota.

Untuk memperkuat dampak program, Gubernur meminta Perwatusi meningkatkan kapasitas instruktur dan memperluas jaringan hingga tingkat desa. Ia ingin masyarakat memiliki akses mudah untuk mengikuti senam dan mendapatkan pendampingan mengenai kesehatan tulang.

ist

Ketua Umum Perwatusi Pusat, Anita Hutagalung mengatakan bahwa Palembang dipilih sebagai pusat peringatan nasional karena dianggap mampu menjadi model gerakan sehat bagi provinsi lain. Ia berharap Sumsel menjadi daerah terdepan dalam pencegahan osteoporosis.

Selain senam, acara ini juga diisi dengan edukasi nutrisi dan gaya hidup sehat untuk menunjang kekuatan tulang. Perwatusi Sumsel menegaskan komitmennya untuk memperbanyak instruktur hingga menjangkau komunitas terkecil.

Dengan dicanangkannya Gerakan Sumsel Peduli Osteoporosis, pemerintah berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, sehingga mereka dapat menjaga kesehatan tulang sejak dini dan menikmati hidup yang lebih aktif di masa mendatang. (*)