16 Desember 2025

Kerja Cepat, Tepat, Cen Sui Lan dan Jarmin Pastikan Program di Subi Berjalan

KR -Natuna- Gerak Cepat Bupati Natuna Cen Sui Lan dan Wabub Jarmin ingin  memastikan semua program Pemkab Natuna berjalan di semua wilayah khususnya kecamatan Subi. Meski Angin kencang dan ombak besar menghadang bagi keduanya itu bukan halangan.

Terbukti sempat dihadang cuaca buruk selama perjalanan, Road Show keduanya berpacu dengan waktu, Selepas kunjungan di Pulau Panjnag  Butuh waktu 1 jam lebih  menuju Subi.

MV Indra Perkasa-159-yang membawa rombongan tiba di pelabuhan pamjang roro Subi Besar  sekira pukul 11.30 Wib.

Setelah istirahat isoma , Bupati Cen Sui Lan langsung mengajak tim melakukan peninjauan langsung ke beberapa titik yang menjadi fokus Realisasi rencana pembangunan infrastruktur  di Kecamatan Subi.

” Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan tepat sasaran, memberikan akses yang lebih baik, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga Subi. ” Jelas Cen Sui Lan

Didamlingi Baharudin selaku anggota Tim TPPD sekaligus tokoh masyarakat Subi, kedua pucuk pimpinan Natuna dan Tim melhat langsung titik yang dimakasud diantaranya :

Tinjau Trase pembukaan jalan baru kecamatan,

Meninjaujalan tituk akses usulan jalan baru Teluk Bunga di Pulau Subi Besar

Mengajak  BPJN Batam Cen Sui Lan meninjau jalan Teluk Surga di pulau Subi Besar, usulan pembanunan jalan ini sudah diajukan agar bisa sesegerakan dikerjakan tahun depan, butuh  Kurleb 5 KM lagi agar bisa sampai ujung Pulau Subi Besar.

Lanjutan  rencana pembangunan jalan Teluk Surga ini bisa memperpendek jarak dan waktu untuk  terhubung dengan kecamatan Pulau Panjang dan Serasan lewat jalur laut.

” Hingga saat ini  sudah ada separuh jalan teluk Surga menuju titik rencana pelabuhan PPI Subi, Semasa saya menjadi anggota DPRD Natuna sudah dibangun jalan kurleb 3 KM , sisa kurang lebih 5 KM lagi, Masyarakat berharap tahun 2026 jalan baru ini bisa tembus, sehingga  bisa dimanfaatkan masyarakat ,” jelas tokoh Subi, Baharudin menjawab KR, Sabtu (29/11)

Lebih jauh Baharudin menjelaskan bahwa selain bisa jadi akses transportasi yang efesien bagi masyarakat,  Kedepan akses jalan baru ini bisa di di selaraskan dengan usulan Pembangunan PPI yang dilengkapi  fasilitas lengkap tempat pelelangan ikan, gudang pendingin, dengan demikian Subi bisa brpean memaksimalkan Potensi Perikanan Tangkap di Wilayah WP 711.

( baca: https://koranrakyat.co.id/2025/10/28/untuk-kelola-potensi-perairan-laut-subi-butuh-pelabuhan-pangkalan-pendaratan-ikan-ppi-lengkap/)

“Alhamdulilah setelah meninjau dilapangan, Bu Cen sangat antusias dan setuju mendukung rencana ini, saya harap doa dan dukungan masyarakat Natuna khususnya masyarakt Subi agar rencana kita membuat Natuna Lebih maju segera terwujud.” tambah Baharudin

Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Desa,

selain jalan teluk Bunga titik yang ditinju adalah jembatan yang menghuungkan pulau Subi Kecil dan Subi Besar. Jembatan yang dibangun sekitar tahun 2004, kondisinya sudah memprihatinkan, maklum umurnya sudah 21 tahun.

” Jembatan ini merupakan akses vital amsyrakat, lalu lintas anak sekolah, lalu lintas utama menuju pelabuhan roro, saat ini kita lihat kadsat mata sudah tak ammpu menupang  perkembangan arus hilir mudik masyarakat dan angkutan barang, Kita kawatir dengan semakin meningkatnya beban jembatan jadi rapuh dan tak mampu menopang beban berat, sewahtu-waktu bisa putus, apalgi arus selat Subi ini cukup kuat,’ Jelas Baharudin

Kondisi tiang peyangga jembatan Subi sudah rapuh membahayakan masyarakat

Jembatan sepanjang kurleb 150 mter ini lebarnya kurlep hanya  4 meter memang  terlalu sempit untuk papassn kendaraan roda 2 apalgi untuk roda 4.

” Kondisi ini sangat miris, sejak 2023 lalu akses jalan pada jembatan tersebut sudah bermunculan besi besi pada tiang penyangga jembatan, nampak ra[uhh, jalan jembatan juga mulai berlobang membahayakan masyarakat saat melintasinya. selama ini hanya ditambal sulam semen pasir seadanya, tambal sulam” Jelas Muja Kalangun anggota DPRD Natuna asal dapil Subi dari Frksi Demokrat.

Cen Sui Lan tengok kondisi Jembatan Subi

Maka menurut Muja Kalangun atas nama masyarakat Subi diusulkanlah membangun jembatan baru di samping jembatan lama, lebih lebar minmal 6 meter, lebih permanen agar arus barang dan tranportasi masyarkat lebih lancar

“Atas  usulan ini Bupati Natuna Cen Sui Lan segera perintahkan Dinas PU& Dinas Perkim untuk segera menindak lanjuti, ” tambah Baharudin.

Kedepan jembata lama bisa di fungsikan khusus pejalan kaki dan di perindah agar bisa menjadi slah satu ikon wisata  Subi

 

Tinjau Embung yang Terlupakan

Selanjutnya Bupati natuna Cen Su lan dan Tim juga meninjau kawasan Infrastruktur Embung di Subi Kecil  yang diproyeksikan jadi sumber penopang kebutuhan  air bersih bagi masyarakat.

‘ Embung ini hanya kecil saja, dibangun sudah kurang lebih 10 tahun lalu, tapi hingga kini belum dilanjutkan, masih butuh Insta;asi  Pengolahan Air dan pipa STR , Kami meminta Bupati Natuna prioritaskan usulan ini agar embung ini bisa distribusikan air bersih ke rumah warga,,” jelas Baharudin kepada KR

Kedepan jika belum mencukupi menurut Bahrudin masih ada spase lokasi di sekitarnya embung bisa ditambah atau diperluas, tetapi yang penting saat ni bagimana agar bisa segera dimanfatakan masyarakat  .

” ini fasum penting, saya udah minta kabid dinas PU yang membidangi ini  untuk memprioritaskan usulan lanjutan Embung Subi, kita usulkan segara melalui BWS  agar secepatnya bisa bermanfaat untuk masyarakat Subi,” tegas Cen Sui Lan dihadapan Baharudin dan Tomas Subi lainya.

 

Kali Pertama Masyarat Subi  kebagian Pasar Murah

Kedatangan kedua Pucuk Pimpinan  Natuna dan tim ke Subi bukan sekadar acara seremonial.

Road Show Bupati Natuna dan Wabub Jarmin ke kecamatan  Serasan, Pulau Panjang hingga Subi membawa satu misi mulia untuk pertama kali masyarakt di pulau- pulau ini ikut merasakan  moment Pasar Murah yang menyediakan kebutuhan pokok masysrakat.

Selama 26 tahun Natuna berdiri Pasar Murah lebih banyak  dilakukan di Pulau Bunguran

Padahal harga sembako di pulau-pulau luar pulau Bunguran, sering kali naik karena distribusi yang sulit. Khusunya bulan-bulan jelang akhir tahun atau Musim Utara , cuaca buruk jalur transportasi barang sering terputus.

” Kami sangat bersukur, Alhadulilah selama ini kami hanya mendengar atau baca berita pasar murah, Seumur hidup kami dipulau ini tak pernah kebagian , berkat Bu Cen dan pak Jarmin hari ni kali pertama kami kebagian sembako dari pasar murah, terimakaih Bu Cen, Terimakasih Pak Jarmin, semoga  kegiatan ini teru dilakukan,” ujar Nurbaiti (66thn) warga Subi besar, sambil menenteng belanjjanny,a tampak matanya  berkaca-kaca tak bisa sembunyikan senyum  bahagia.

Sebagai buki kehadiran Pemkab Natuna ditengah masyarakat, Disperindag dan Dinas Ketahanan Pangan menyediakan tepung terigu seharga Rp11.000/kg, gula pasir seharga Rp12.000/kg, minyak goreng dengan harga Rp15.000/liter, hingga telur ayam Rp52.000/papan.

Begitu  dibuka, ratusan warga Subi yang di dominasi ibu-ibu menyerbu  pasar murah dengan tertib.

Bupati Natuna Cen Sui Lan dan Wabup Jarmin sejak berjalan pelan keduanya mendkat sambil  menyalami masyarakat Subi satu-persatu.

Keduanya tidak hanya melihat  atau berpangku tangan,  sambil berjalan pelan kedua Pucuk Pimpinan Natuna ini kompak  langsung turun tangan  membantu panitia, dengan telaten Cen Sui lan dan Jarmin  mengangkat paket sembako, bahkan menenangkan seorang ibu yang khawatir kehabisan beras dan telur.

“Jangan takut, Kita pastikan semua dapat bagian,” kata Cen Sui Lan  sambil memegang lembut  bahu  bu Alamah (78 thn) asal desa Subi

Ketelatenan keduanya  di hiasi  senyum lembut  membuat warga semakin tesentuh, ini pertama kali mayarakat kecil merasakan kedekatan dengan Bupati dan Wakil Bupatinya. Tanpa Jarak, tanpa prosedur protokol.

“Rasanya bahagia sekali, baru kali iniseumu hidup saya dilayani langsung oleh pejabat tinggi Natuna, terasa kali kedua pemimpin Natuna menganggap rakyat sebagai bagian dari dirinya. saya sangat tersentuh dan berterimkasih” kata Samsidar (71 thn) asal desa Meliah Selatan

Tak terasa pasar murah di Subi berlangsung hingga jelang Magrib . Suasananya tetap hangat bukan hanya karena mereka dapat harga sembako yang murah,jugadapatbonus  sentuhan humanis yang dibawa Cen Sui Lan dan Jarmin, betul kata orang bijak ” kebaikan tulus cepat menular dan mudah ditterima”

Dengan senyum yang tulus, telapak tangan yang siap digenggam siappaun warga tanpa pilih kasih,  Keduanya juga  siap dengan telinga yang sabar mendengar cerita keluh kesah masyarakyat Subi. ini akan membuat banyak warga tersentuh dan akan selalu meingat moment ini.

Kehadiran Bupati Cen Sui Lan dan Wabup Jarmin mengadakan Pasar murah bukan hanya soal belanja hemat dan tercukupi kebutuhan pokok,  moment ini menunjukan Kehadiran pemerintah Natuna, menghadirkan keadilan,  tidak membiarkan masyarakat kepulaun sendirian merasakan kesulitan di musim utara.

Cuaca Buruk Angin Kencang, ombak besar tak menyurutkan niat  demi memastikan semua orang merasakan kehadiran negara tak terkecuali dipulau jauh sekalipun. BAROKALLAH * (Red)