25 Agustus 2026

Bupati OI Buka Lomba Vidio Konten Literasi

INDRALAYA|KoranRakyat co. id – Bupati Ogan Ilir (OI), Panca Wijaya Akbar, SH, M. Si diwakili Sekda, H Muhsin Abdullah, ST, MM, MT membuka Lomba video konten literasi dengan tema “Literasi Digital Untuk Masyarakat” sekaligus menyerahkan Hadiah kepada Para pemenang, Selasa, 22 Juli 2025, bertempat di Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Desa Tanjung Baru, Indralaya Utara.

Acara ini dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ogan Ilir, Hj dr Siska Susanti, M. Kes, Camat Indralaya Utara, Syaiful Anwar, S. Sos, M. Si, para Kades serta peserta dan tamu undangan lainnya.

Kepala dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ogan Ilir, Siska Susanti, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyebarkan luaskan informasi kegiatan program perpustakaan, pengembangan budaya baca dan literasi di masyarakat, memberikan ruang kreativitas dan menumbuhkan budaya baca di masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, sangat mendukung upaya-upaya yang mendorong literasi digital sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang adaptif, cakap teknologi, dan berdaya saing, ujar dr Siska.

Sementara Sekda Ogan Ilir, Muhsin Abdullah mengatakan melalui lomba ini diharapkan akan muncul konten-konten kreatif, edukatif, dan inspiratif yang dapat menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat luas mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua tentang pentingnya etika bermedia digital, keamanan siber, perlindungan data pribadi, serta semangat untuk menggunakan teknologi secara produktif.

” Saya mengajak para pemuda, pelajar, mahasiswa, komunitas, dan seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif. Mari manfaatkan media sosial dan platform digital sebagai wadah untuk menyampaikan ide, memperluas wawasan, dan mengedukasi masyarakat melalui karya video yang inovatif, ” jelasnya.

Sekda juga mengucapkan selamat kepada para pemenang Lomba Video Konten, dan juga yang belum berkesempatan mendapatkan juara. ” Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang nyata, membuka wawasan, serta menumbuhkan semangat kolaborasi antar stakeholder baik pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, maupun sektor swasta,” tutupnya. (ica)