19 Januari 2026

Gegara 2 Ton Narkoba, 9 Prajurit Dapat “Ganjaran” dari Panglima TNI

KoranRakyat.co.id| Jakarta — Gegara menggagalkan penyelundupan 2 ton lebih narkoba di wilayah Kepulauan Riau, sembilan prajurit TNI Angkatan Laut mendapatkan ganjaran dengan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Secara total   seperti dilansir indonesiadefense.co , ada 16 prajurit TNI AL yang mendapatkan penghargaan dan KPLB oleh Panglima Agus di Geladak Helly Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bung Karno-369, Rabu (4/6).

Rinciannya, tujuh prajurit diprioritaskan untuk pendidikan lanjutan, sedangkan sembilan prajurit lain mendapatkan KPLB sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan keberhasilan mereka.

Dalam sambutannya, Panglima Agus menekankan pentingnya memberikan penghargaan atas prestasi luar biasa yang diraih prajurit. Agus menyampaikan, penghargaan merupakan bentuk penghormatan terhadap dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan di medan tugas.

“Semua orang berhak mendapatkan penghargaan apabila dia berprestasi, jadi memang sepatutnya prajurit-prajurit yang berprestasi itu diberikan reward. Saya mengimbau kepada seluruh satuan, ada yang berhasil saya berikan, itu adalah hak kalian,” ujar Agus, dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI, Kamis (5/6).

Operasi penggagalan penyelundupan tersebut merupakan keberhasilan dari Tim Fleet One Quick Respond (F1QR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun (TBK) yang berlangsung di perairan Selat Durian, Kabupaten Karium, pada 14 Mei lalu.

Kapal asing berbendera Thailand, Aungtoetoe99, berhasil ditangkap. Kapal tersebut diketahui membawa 2.061 kilogram narkotika yang terdiri atas kokain dan sabu-sabu.

TNI berkomitmen terus memperkuat pengamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya di wilayah rawan penyelundupan, guna melindungi generasi bangsa dari ancaman narkoba dan menjaga stabilitas nasional.

Panglima Agus berharap, prestasi ini menjadi inspirasi dan pemantik semangat bagi seluruh prajurit TNI untuk senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

“Dengan penghargaan ini, TNI menegaskan bahwa setiap tindakan heroik dan loyalitas prajurit akan selalu dihargai. Semangat dan keberanian para penjaga laut ini diharapkan menjadi warisan nilai juang yang terus menggelora di tubuh TNI, dari generasi ke generasi,” tulis siaran pers Puspen TNI. (*)