8 Juni 2026

Warning Untuk Jemaah Indonesia Agar Waspada Iklan Layanan Haji Palsu

Riyadh,KoranRakyat.col.id — Kerajaan Arab Saudi sebagai tuan rumah pelaksanaan Ibadah haji –rukun Islam Kelima selalu mengingatkan (warning)  para Jemaah haji agar selalu berhati-hati selama dalam pelaksanaannya.

Direktorat Jenderal Keamanan Publik Arab Saudi seperti dilansir  viva.co.id, pada Sabtu, 11 Mei 2024, mengeluarkan peringatan bagi warga dan penduduknya untuk mengabaikan iklan palsu terkait layanan haji, yang beredar di platform media sosial.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa iklan itu secara palsu mengklaim menyediakan layanan yang berkaitan dengan haji.

Layanan palsu tersebut  seperti melakukan haji atas nama orang lain atau badal haji, mengamankan dan mendistribusikan Adahi (kurban), menjual gelang haji, (dan) menyediakan transportasi.

“Hukuman berat akan dikenakan pada individu atau entitas yang terbukti bersalah melakukan tindakan penipuan tersebut,” kata direktorat tersebut, dikutip dari Alarabiya, Senin, 13 Mei 2024.

 Aparat keamanan Arab Saudi menangkap ribuan jemaah haji illegal/ viva.co.id

Pihak berwenang Saudi juga mendesak warga dan penduduknya untuk secara ketat mematuhi peraturan dan pedoman resmi haji.

Haji yang diperingati pada bulan Dhu al-Hijjah adalah ziarah tahunan ke kota suci Mekah di Arab Saudi.

Ziarah biasanya berlangsung antara tanggal 8 dan 13 Dzulhijjah dan umat Islam dari seluruh dunia berkumpul di Mekah untuk menunaikan ibadah haji, salah satu dari lima rukun Islam.
Selain itu, musim haji tahun ini diperkirakan akan dimulai pada 14 Juni.

Kamar Jemaah Haji Indonesia, Dekat Masjid Nabawi

Petugas sektor di Daerah Kerja Madinah mempersiapkan hotel untuk jemaah haji menjelang kedatangan mereka.

Menurut Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah Ali Machzumi, semua hotel jemaah haji Indonesia berada di Markaziyah (sekitar Masjid Nabawi) dengan jarak paling dekat sekitar 50 meter dan terjauh sekitar 350 meter.

 Salah satu hotel jemaah di Madinah, berjarak 100 meter dari Masjid Nabawi Sumber : Risna Yanti/Kemenag RI Share

Baca Juga : Pertamina Sumbagut Jamin Ketersediaan Avtur Cukup dan Aman Selama Penerbangan Haji

“Jarak hotel ke Masjid Nabawi mulai dari 50 meter sampai yang agak jauh sedikit sekitar 350 meter. Jadi Insya Allah nanti jamaah haji sudah kita persiapkan semuanya,” ujar Ali di Madinah, Sabtu 11 Mei 2024.

Dilansir dari laman Kemenag RI, Ali menjelaskan bahwa tempat tinggal ini terletak di tiga wilayah markaziyah.

Pertama, Markaziyah Janubiyah di sebelah selatan Masjid Nabawi.

Kedua, Markaziyah Syamaliyah di sebelah utara Masjid Nabawi dan ketiga, Markaziyah Ghorbiyah di sebelah barat Masjid Nabawi.

Jemaah haji Indonesia yang berangkat pada gelombang pertama mulai tiba di Madinah pada 12 Mei 2024.

Ada 18 kelompok terbang (kloter) yang tiba di Madinah pada hari pertama kedatangan. Mereka akan ditempatkan di lima sektor perumahan di tiga wilayah Markaziyah berbeda.

Baca Juga : Bey Machmudin Lepas Keberangkatan Jemaah Haji dari Bandara Kertajati

Ali Machzumi memastikan bahwa seluruh layanan akomodasi telah siap untuk menerima jemaah haji, dan petugas di setiap sektor juga sudah siap.

Mengenai fasilitas kamar, Tim Daker Madinah juga meninjau dua penginapan, Hotel Abraj-Tabah di sektor 2 yang hanya berjarak sekitar 150 meter dari Masjid Nabawi.

Menurut Suhaidi, Kepala Seksi Akomodasi, setiap kamar memiliki jumlah tempat tidur yang berbeda, mulai dari dua tempat tidur hingga lima tempat tidur.

“Khusus untuk jemaah lansia mereka ditempatkan di lantai paling bawah. Sehingga memudahkan dan memberikan kenyamanan untuk jemaah,” jelasnya.

Suhaidi mengatakan bahwa di setiap lorong akan ada air minum isi ulang sehingga jemaah tidak perlu khawatir tentang kekurangan air.

Sementara, Hotel Safwat Almadinah terletak di sektor 1 dan hanya sekitar 100 meter dari Masjid Nabawi.

Bahkan, pintu masuk hotel langsung menuju masjid bersejarah bagi umat Islam itu.

Untuk fasilitas di setiap kamar tidak jauh berbeda.

Masing-masing hotel juga tersedia kursi roda dan tim kesehatan yang berjaga di setiap hotel. Melindungi Keamanan,

Ini Imbauan Penting Petugas Jemaah Haji di Tanah Suci Dalam aspek pelindungan, diperlukan kerja sama dari semua pihak, termasuk jemaah itu sendiri.

Maka sejumlah imbauan disiapkan untuk dipahami dan dipatuhi para jemaah haji.