21 Juli 2024

Jemaah Umroh Perlu Waspada, Otoritas Saudi Tutup 35 Perusahaan Umrah Abal-abal.

Jakarta,KoranRakyat.co.id–  Pemerintahan Kerajaan Arab telah mengidentifikasi 35 perusahaan abal-abal yang mencoba menawarkan perjalanan umrah kepada orang asing.

Dilansir dari detikHikmah terungkap bahwa pihak berwenang juga telah menutup perusahaan tersebut.
“Pihak berwenang telah mengidentifikasi dan menutup 35 perusahaan palsu yang mencoba menipu orang asing dengan penawaran perjalanan umrah palsu,” lapor Gulf News seperti dikutip, Senin (1/4/2024).

Tidak ada rincian nama perusahaan dalam laporan tersebut.

Tindakan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Dalam Negeri dan Otoritas Urusan Dua Masjid Suci untuk menjamin keamanan dan memberikan pengalaman nyaman bagi jemaah.

Pihak berwenang juga mengonfirmasi telah menangkap lebih dari 4.000 orang sepanjang Ramadan 2024 ini yang terbukti melakukan pelanggaran di Masjidil Haram.

Pelanggar ini disebut terlibat dalam perilaku negatif.

Saudi Imbau Jemaah Salat di Musala Hotel

Masjidil Haram mencapai kapasitas maksimum pada 10 hari terakhir Ramadan ini.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi mengimbau jemaah umrah melakukan salat di musala hotel untuk mengurangi kemacetan dan kepadatan jemaah.

Terutama pada 10 hari terakhir Ramadan.

Saudi sebelumnya juga mengeluarkan aturan hanya memperbolehkan umrah satu kali selama Ramadan.

Pembatasan ini juga dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi orang lain untuk melakukan umrah dan membantu dalam mengatur kerumunan.

Platform pemerintah Saudi yang memfasilitasi pendaftaran umrah, Nusuk, akan memberikan peringatan jika ada yang mencoba mendapatkan izin umrah kedua kalinya.

Akan muncul pesan “Penerbitan izin gagal.

Untuk memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk menunaikan umrah, maka umrah tidak dapat diulangi di bulan Ramadan.”

Sejumlah upaya untuk mengurai kepadatan jemaah juga dilakukan pihak berwenang Saudi.

Seperti mengatur gerbang masuk dan keluar bagi jemaah umrah.

Jemaah bisa masuk melewati Gerbang Raja Abdul Aziz, Gerbang Raja Fahd, Gerbang Umrah dan Gerbang Al-Salam, serta pintu khusus di lantai dasar.

Selain itu, pintu keluar juga sudah disiapkan demi kelancaran pergerakan di lingkungan masjid, termasuk penyeberangan samping, tangga, dan pintu khusus dalam keadaan darurat.

Diketahui, Ramadan menjadi puncak musim umrah di Tanah Suci.

Menurut sebuah hadits, pahala menunaikan umrah pada bulan Ramadan setara dengan ibadah haji. (*/Sar)