25 April 2024

Pra-Inkubasi Perseroan Perorangan, Ditjen AHU Rakor Bersama Pelaku UMKM Sumsel

PALEMBANG | Koranrakyat.co.id – Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) mengadakan Rapat Koordinasi Pra Inkubasi Perseroan Perorangan. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual dari Aula Musi Kanwil Kemenkumham Sumsel, Senin (25/3/2024).

Direktur Badan Usaha Ditjen AHU, Kristomo, saat membuka kegiatan melalui sambungan zoom meeting menerangkan, bahwa inkubasi ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan kualitas dan penyempurnaan layanan Perseroan Perseorangan. Kegiatan ini, lanjutnya, diharapkan memberikan pembekalan kepada pelaku usaha dalam mengurai tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam mengembangkan usaha perseroan perorangan.


“Rapat Inkubasi ini dilakukan pada 10 (sepuluh) Kantor Wilayah, salah satunya di Sumsel”, kata Kristomo.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Ika Ahyano Kurniati menyampaikan, pihaknya optimis tren pendaftaran Perseroan Perorangan di Sumsel akan meningkat, karena PP merupakan solusi dari ekonomi seatbacks yang dihadapi Indonesia sebagai dampak dari pandemi acovid-19.

“Berdasarkan data per 24 Maret 2024, jumlah Perseroan Perorangan terdaftar yakni sebesar 3.248 badan usaha. Dimana diantara jumlah itu terdapat 314 perubahan, 67 penyesuaian dan 58 pembubaran badan usaha”, terang Kadivyankumham.

Materi pada diskusi ini disampaikan oleh Dyah Ayu Herawati dan dipandu oleh Adi Kurniawan, selaku Tim Kerja Perseroan Perorangan dan Pemilik Manfaat Ditjen AHU.

Menurut Dyah, Masih terdapat beberapa kendala dalam pendirian PP, seperti terkait perpajakan, bantuan pembiayaan, laporan keuangan, tenaga kerja, peenerbitan Nomor Induk Berusaha, dan masih banyak lagi.

“Untuk menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam tentang berbagai masalah yang dihadapi, para pelaku UMKM akan mengikuti rangkaian inkubasi dengan pembekalan mulai dari pengemasan/produksi produk hingga teknis pendaftaran PP”, ujarnya.

Turut hadir perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumsel, Perbankan, DMPTSP Sumsel, Kanwil DJPB Sumsel Babel, KADIN provinsi Sumsel, Ikatan Asosiasi Pedagang Pempek, Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumsel. (hms)