25 April 2024

Rekor Terlama, Shalat Tarawih Sampai Waktu Sahur di Ponpes Magetan

Magetan,KoranRakyat.co.id – Selama ini menjadi sorotan dan perhatian masyarakat ada pelaksanan Taraweh dalam waktu yang sangat pendek alias kilat untuk pelaksanaan 23 rakaat. Namun  lain yang terjadi Magetan Jawa Timur, shalat dikerjaan hingga menjelang waktu sahur.

Seperti diwartakan tvOnenews.com, di Indramayu viral karena salat Tarawih 23 rakaat dengan wkerjakam aktu singkat alias kilat, berbeda dengan salat Tarawih di Magetan, Jawa Timur, yang justru dilaksanakan dengan waktu terlama, karena digelar selama lebih dari 8 jam dengan bacaan khatam 30 juz Al Quran dalam satu malam.

Shalat malam di bulan Ramadhan dengan waktu terlama ini dilakukan ratusan santri dan santriwati Pondok Pesantren Al- Fatah di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, sejak 12 tahun silam.

Bersyukurnya, peserta salat Tarawih ini semakin bertambah setiap tahunnya.

Salah satu pengasuh Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, ustaz Barlei Musaddad mengatakan pada tahun 2023 kemarin ada 10 kelompok salat tarawih 1 juz, 5 juz, 10 juz dan 30 juz.

Tahun ini bertambah 2 kelompok lagi, sehingga total ada 12 kelompok yang dilakukan di sejumlah masjid di dalam lingkungan pondok.

“Setiap tahun bertambah ya, tahun kemarin itu ada 10 kelompok sekarang ada 12 kelompok salat tarawih, ada yang 1 juz, 5 juz 10 juz dan 30 juz Al-Qur’an,” kata ustaz Barlei di Ponpes Al-Fatah Temboro, dikutip Selasa, 18 Maret 2024.

 Pengasuh Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan, Ustaz Barlei Musaddad/tvOnenews.comPelaksanaannya pun tak hanya dilakukan di satu masjid, namun tersebar di sejumlah lokasi di dalam lingkungan pondok pesantren, menyusul Ponpes Al-Fatah Temboro Magetan ini memiliki lebih dari 22 ribu santri dan santriwati, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.

Menurutnya, salat tarawih dilakukan dengan 20 rakaat dengan bacaan 30 juz Al-Quran hingga khatam dalam satu malam.

Salat dipimpin oleh 6 orang imam secara bergantian.

Dimana setiap imam membacakan hafalan 5 juz Al-Quran.

Salat tarawih ini dimulai sejak habis salat Isya hingga raka’at terakhir pada pukul 03.00 WIB atau menjelang sahur.

“Sekarang kita bikin 6 orang imam, dimana setiap imam membacakan hafalan 5 juz Al-Quran, sehingga 6 orang 30 Juz pas dalam satu malam,” ujarnya

Tidak Ada Paksaan

Tak hanya kelompok salat tarawih dengan bacaan 30 juz Al-Quran, namun para santri Temboro ini juga menggelar kelompok salat tarawih dengan bacaan 1 juz, 5 juz hingga 10 juz Al-Quran.

Sehingga para santri tidak diwajibkan mengikuti tarawih kelompok 30 juz Al-Quran, mereka bisa memilih kelompok mana sesuai kemampuan masing-masing.

Bahkan tahun ini, pihak Ponpes mendatangkan guru besar pengajar Al-Quran di Masjidil Haram Mekah, Syaikh Abdu Dzohir Abu Shoqer Al-Mansawi sebagai Imam Salat tarawih khusus untuk kelompok bacaan 1 Juz Al-Quran.

Harapannya agar para santri bisa belajar Al-Quran langsung dari pengajar dari Mekah.

 

  Salat Tarawih 30 Juz Al Quran di Masjid Pesantren Al Fatah Temboro Magetan / tvOnenews.com   

“Tidak ada paksaan dalam salat Tarawih ini, ada banyak pilihan ya, boleh ikut 1 juz, boleh 5 juz, bahkan sekarang ada jamaah khusus untuk anak-anak SMA dari luar pondok yang ikut program pondok kilat itu hanya surat-surat pendek saja,” terangnya.

Sementara itu, Muhammad Samsudin (19) salah seorang santri Ponpes Al-Fatah Temboro dari Riau mengaku sudah mondok selama 5 tahun, namun baru tahun ini dirinya siap mengikuti salat Tarawih kelompok 30 juz Al Quran.

Selain harus ikhlas menjalankannya, Samsudin juga ingin mencoba sejauh mana kemampuannya dalam menghafal Al Quran.

“Baru mencoba tahun ini, ingin mencoba saja sejauh mana kemampuan hafalan Al-Qur’an saya, kan bisa istirahat kalau capek. Tidak ada paksaan,” jelas Samsudin.

Samsudin menjelaskan, ada banyak kelompok salat Tarawih di dalam pondok, ada yang 1 juz, 5 Juz, 10 juz, dan 30 juz, tapi untuk yang santri kecil bacaannya surat-surat pendek.

Perlu diketahui, awal mula pelaksanaan tradisi salat Tarawih 8 jam dengan bacaan 30 juz Al Quran ini adalah adanya niat dan tekad para ustaz serta santri dalam beribadah mencari pahala dan menambah berkah di malam bulan puasa Ramadhan.

 

Satu hal yang perlu diketahui oleh masyarakat, bahwa tidak ada paksaan dalam pelaksanaannya salat Tarawih 30 juz tersebut.

Karena tak hanya santri, warga biasa di luar pondok juga boleh ikut tarawih di pondok.

Bahkan pihak pondok juga membuka kesempatan bagi sekolah-sekolah umum yang ingin menggelar pondok kilat di Ponpes Al-Fatah Temboro.(*/Sar)