14 Juni 2026

Saatnya LPTQ antar Qori/Qori’ah Sumsel Berprestasi Nasional dan Internasional

LUBUKLINGGAU | KoranRakyat co.id – Pembukaan (opening) Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) XXVII Provinsi Sumsel Tahun 2023 berjalan lancar dan cukup semarak, dibuka Gubernur H Herman Deru. Dalam sambutannya Gubernur mendorong LPTQ Sumsel untuk mengantarkan qori/qoriah, mufasir/mufasiroh, hafiz/hafizah dari Sumsel berprestasi nasional dan internasional.

Herman Deru juga memuji LPTQ Sumsel yang dipimpin KH Mudrik Qori, yang mampu mengantarkan kembali Provinsi Sumsel masuk 8 besar nasional pada MTQN XXIX di Kalsel tahun 2022 lalu. Prestasi tersebut cukup membanggakan, karena sudah 16 tahun Sumsel terlempar dari posisi 10 besar nasional, sejak diraih tahun 2006 lalu, ujar Gubernur.

Namun LPTQ jangan berpuas dengan prestasi yang telah diraih tersebut, sudah saatnya ke depan mengantarkan qori/qoriah Sumsel berprestasi di tingkat nasional dan internasional, seperti dulu pernah diraih oleh putra putri Sumsel. Karena itu, lanjut Gubernur, pembinaan melalui lomba STQH dan MTQH harus terus digalakkan secara kontinyu dari desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga ke tingkat provinsi. Guna memberi dan menjadi motivasi bagi mereka yang belajar di rumah-rumah tahfiz yang menyebar di seluruh pelosok Sumsel, ujar Herman Deru.

Lomba-lomba seperti ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan mentalitas qori/qoriah, untuk mampu menjadi yang terbaik guna mengharumkan Sumsel di kancah nasional maupun internasional, harap HD sapaan akrab Gubernur Herman Deru.

Tapi dibalik tujuan meraih prestasi tersebut, yang juga sangat penting kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat kepada Allah SWT. Pembangunan bidang mental spritual tersebut sangat penting selain pembangunan fisik, tandas Gubernur.

Gubernur Herman Deru juga memuji Kota Lubuklinggau yang telah bersedia menjadi tuan rumah STQH tingkat provinsi Sumsel tahun 2023 ini. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan Walikota SN Prana Sohe serta dukungan masyarakat Kota Lubuklinggau yang ramah, ujar Herman Deru.

Sementara Walikota Lubuklinggau, Drs H SN Prana Putra Sohe, MM, mengatakan, pihaknya memang senantiasa mendukung program-program provinsi dan nasional/internasional, yang menunjuk Lubuklinggau sebagai tuan rumah.

Menurutnya kegiatan seperti ini banyak memberi manfaat bagi makin tumbuhnya ekonomi masyarakat. Selain itu juga hal tersebut sesuai dengan kebijakan Pemkot ; Ayo “ngelong” ke Lubuklinggau,” ujar Nanan panggilan akrab walikota lulusan Fisip Unsri ini.

Opening ceremony ini diawali defile kafilah 17 kabupaten/kota, lalu dilanjutkan tarian bernuansa islami. Selanjutnya pembacaan kalam ilahi oleh qoriah internasional, Ustadzah Mastiar Lestaluhu yang tampil memukau. Kemudian pelantikan Dewan Hakim dan Panitera STQH oleh Gubernur H Herman Deru.

Hadir dalam acara yang berlangsung di Taman Olahraga Megang (TOM) Lubuklinggau dengan ornamen Tanjak terbesar di dunia ini, antara lain Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Susanto Adjis, juga anggota lainnya, Muhammad Yaser dan Hasbi Ashadiqi, Kakanwil Kemenag Sumsel, DR Syafitri Irwan, Ketua Harian LPTQ Sumsel, Drs KH Mudrik Qori, MA. Kemudian Sekjen Gerakan Pramuka Nasional, H Bahtiar, Dirut Bank Sumsel Babel, H Syamsuddin, Bupati Mura, Hj Ratna Mahmud. Wabup Muratara, Ust H Inayatulah, Wawako Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar, Sekda Ogan Ilir, H Muhsin Abdullah, dan Sekda OKI, H Husin, serta undangan lainnya. (ica).