17 Maret 2026

Juara Fahmil Quran Sumsel Wafat

TANJUNG BATU|KoranRakyat co.id – Innalillahi wainnailaihi rojiun. Salah seorang anggota tim/regu cabang Fahmil Quran putri yang meraih juara 1 pada MTQ XXIX Provinsi Sumsel tahun 2022, Rizqina binti Syahidin (18 tahun), Rabu 26 April 2023 sekitar pukul 03.00 dini hari meninggal dunia di RS Bunda Jakabaring Palembang. Rizqina yang meninggal karena sakit dimakamkan di desanya, Senuro Barat Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir (OI), Rabu siang, 26 April 2023.

Ikut melepas pemakaman Rizqina antara lain Sekretaris LPTQ Sumsel, KH Agus Jaya, Lc, M.Hum didampingi Kabid Itpubdok, Drs H Iklim Cahya, MM. Juga hadir Kabag Kesra Pemkab OI, Ahmad Albatani, S.HI, M.Si, Ketua LPTQ OI, Ki Abdul Gofar Ruslan, Wakil Rektor III IAIQ Al-Ittifaqiah, Dr Zaimudin, Kepala Humas Ponpes Al-Ittifaqiah, Ust Ferry Heryadi, Kades Senuro Barat, Abdul Rasyid, serta sejumlah tokoh agama dan ratusan masyarakat setempat.

Rizqina bersama dua temannya, pada MTQ Provinsi Sumsel bulan Mei tahun 2022 lalu, berhasil menjadi juara pada cabang Fahmil Quran putri. Kemudian ia dikirim mengikuti MTQ Nasional tahun 2022 di Kalsel, kendati tidak meraih medali.

Sebelum dilepas ke pemakaman, jenazah Rizqina terlebih dahulu di sholatkan di masjid setempat, dengan imam H Syamsudin, tokoh agama Desa Senuro Barat. Sedangkan doa dipimpin oleh Ust H Agus Jaya dan Ki Abdul Gofar dari LPTQ. Selanjutnya dilanjutkan dengan pembacaan surah Yasin yang dipimpin oleh Dr Zaimudin, Warek III IAIQ Al-Ittifaqiah.

Ust H Agus Jaya yang mewakili keluarga besar LPTQ dan Ponpes Al-Ittifaqiah, menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga besar almarhumah Rizqina. Menurut Agus Jaya, Rizqina bukan hanya menjadi milik keluarga dan desa Senuro Barat, tapi juga sudah menjadi milik Sumatera Selatan. Selain merupakan salah seorang anggota cabang Fahmil Quran tingkat provinsi, Rizqina juga pernah menjadi utusan Sumsel pada MTQ Nasional. Karena itu pihaknya juga merasa sangat kehilangan.

Kendati sangat berat, Ust Agus Jaya meminta kepada keluarga untuk mengikhlaskan “kepergian” Rizqina. Mudah-mudahan sebagai hamba yang sudah hafaz Alquran 30 juz, almarhum Rizqina akan ditempatkan di SurgaNya Allah SWT, ujar Agus Jaya.

Hal yang sama juga disampaikan Bupati OI, Panca Wijaya Akbar yang diwakili Kabag Kesra Ahmad Albatani. Menurut bupati, almarhum Rizqina semasa hidupnya telah mengharumkan nama baik Kabupaten Ogan Ilir, baik dikancah provinsi maupun nasional. Mudah-mudahan hal ini menjadi amal jariah bagi almarhumah, harap bupati.

Baik Agus Jaya maupun Albatani berharap, dari keluarga almarhumah dan dari Desa Senuro Barat dan Senuro Timur, kelak akan muncul generasi penerus yang hapal dan paham Al-Quran seperti Rizqina. Sampai akhir hayatnya, Rizqina tercatat sbg santriwati kelas XII Madrasah Aliyah Ponpes Al-Ittifaqiah Indralaya, juga memperdalam ilmu agama di Ponpes Pena Kita Sakatiga.

Ketua Harian LPTQ Sumsel, KH Mudrik Qori yang juga Mudir Ponpes Al-Ittifaqiah menyebut Rizqina adalah santriwati yang baik dan berprestasi. Ki Mudrik mendoakan semoga almarhumah ditempatkan di SurgaNya, karena pada dasarnya almarhumah yang selalu berjuang sebagai ahlul quran, tercatat sebagai syahidah. (ica)