Gubernur Resmikan Masjid Abdul Kadim

SEKAYU | KoranRakyat co.id – GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru, SH, MM, Rabu 12 April 2023 meresmikan Masjid Raya Abdul Kadim bertempat di Desa Epil Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Masjid yang menghabiskan dana sekitar Rp 50 Miliar tersebut, pembanguannya dimotori oleh Prof Dr H Abdul Kadim, warga asal Desa Epil yang sukses di Jakarta.
Gubernur Herman Deru sangat mengapresiasi pembangunan masjid tersebut, dan bangga atas kepedulian Prof Dr Abdul Kadim yang tetap ingat untuk ikut membangun kampung halamannya.
Da’i kondang Ustadz Prof Dr H Abdul Somad (UAS), juga hadir dan memberikan tausiyah.
Kemudian juga hadir Ketua Harian LPTQ Sumsel, Drs KH Mudrik Qori, MA. Mudir Ponpes Al-Ittifaqiah ini didaulat memimpin doa pada acara tersebut.
Selain itu juga hadir Pj Bupati Muba, H Apriyadi, Forkopimda Sumsel dan Muba, serta para ulama lainnya.
Menurut Prof Dr H Abdul Kadim, yang merupakan Ketua Pembina Yayasan Masjid tersebut, masjid raya ini bukan masjid kuyung Kadim, tapi merupakan masjid umat Islam baik di desa Epil, Muba, Sumsel dan umat Islam pada umumnya.
” Jadi disilahkan untuk memanfaatkan masjid tersebut,” ujarnya.
Ditambahkan Abdul Kadim yang sukses di tanah rantau ini, masjid tersebut dibangun tidak menggunakan dana dirinya pribadi, tetapi juga dibantu secara patungan oleh teman-teman dan para kliennya. Selain itu juga ada yang berpartisipasi dengan ikut “ngaduk” semen, ujar Profesor yang memiliki 22 gelar kesarjanaan ini.
Sedangkan Gubernur Sumsel, H Herman Deru sangat mengapresiasi inisiasi dan peran Prof H Abdul Kadim dalam membangun masjid yang megah ini. Kendati lama di rantau, tapi Abdul Kadim masih ingat untuk ikut membangun kampung halamannya, dan ini patut dicontoh, ujar Herman Deru.
Gubernur berharap dari masjid ini dengan berbagai fasilitasnya, termasuk adanya rumah tahfiz, dapat menghasilkan para kader-kader ulama dan juga para qori/qoriah, serta hafiz/hafizah.
Diakui Herman Deru, berkah keberadaan rumah-rumah tahfiz dan pondok-pondok pesantren, prestasi Sumsel di ajang MTQ Nasional terangkat kembali, dengan masuk 8 besar nasional pada MTQ Nasional tahun 2022 lalu. Prestasi ini baru diraih kembali setelah 16 tahun Sumsel tidak mendapatkannya. Terakhir Sumsel masuk 10 besar pada MTQ Nasional tahun 2006. “Alhamdulillah pada tahun 2022 lalu, kembali dapat diraih,” ujar Gubernur. (ica)
