21 April 2026

Pemkab Lahat Gelar Dialog Interaktif Pelestarian Cagar Budaya

0

LAHAT | Koranrkakyat.co.id — Pemerintah Kabupaten Lahat melaksanakan kegiatan Dialog Interaktif Pelestarian Cagar Budaya Mengusung tema “Penetapan Objek diduga Cagar Budaya menjadi Cagar Budaya”, Kamis (29/04/2021) di Ballroom Hotel Grand Zuri Lahat.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Lahat H. Cik Ujang, S.H., Staf Khusus Bupati Lahat Bidang Wisata dan Kreatif Mario Adramartik, OPD yang terkait, Tim Ahli Cagar Budaya Nasional, Dr. Junus Satrio Atmodjo, Kepala Balai Arkeologi Sumsel Drs. Budi Wiyana, dan sejumlah peserta dari kalangan arkeologi dan pariwisata.

Pimpinan Lestari Balai Cagar Budaya Jambi, Kristanto Januardi, [ada kesempatna ini mengatakan dialog tentang pelestarian merupakan acara rutin yang dilakukan di wilayah kerja yaitu mencakup Provinsi Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu dan Bangka Belitung kelompok tertentu jadi kita lakukan ini setiap tahun,”jelasnya

sarana untuk melakukan sosialisasi tentang pelestarian budaya khususnya dalam objek di duga cagar budaya untuk ditetapkan menjadi cagar budaya.

beberapa waktu yang lalu sebagian menjadi anggota tim ahli cagar budaya tingkat kabupaten kota
Seprovinsi Sumatera Selatan maka dengan penetapan dari Bupati, walikota dan Gubernur untuk melakukan sidang sidang pertama sidang dimulai dari proses pendaftaran pendaftaran akreditasi kemudian bisa dilakukan rekomendasi untuk ditetapkan menjadi catatan nantinya setelah ditetapkan sebagai cagar budaya berupa benda bangunan struktur kawasan cagar budaya,” katanya

Sambutan Bupati Lahat H. Cik Ujang, S.H., mengatakan sebuah kerajaan maritim kerajaan Sriwijaya pernah menguasai daratan dan lautan. Kemudian keberadaan budaya di Kabupaten telah mendapatkan perhatian sesuai dengan konsep tersebut dimulai dengan pelestarian cagar budaya daerah masing-masing, ucapnya

Dan kabupaten Lahat mengembangkan dan memanfaatkan budaya yang bisa menggerakkan perekonomian masyarakat dan meningkatkan pendapatan asli daerah.

“Saya sampaikan bahwa adanya megalit ini bisa membantu perekonomian masyarakat terutama masyarakat Kabupaten Lahat apalagi dalam keadaan pandemi covid 19 UKM ataupun hotel dan tempat-tempat lain pariwisata kan sudah dibatasi, dan sekarang ekonomi kita sangat sulit jadi apapun kegiatan di kabupaten lahat sifatnya keramaian tetap kita suport dengan menerapkan 3 M,” ujarnya

Drs. Suhirdin, MM selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat mengatakan bahwa tidak ada satupun Kabupaten/kota yang menyaingi megalit Kabupaten Lahat tapi sayang tidak ada yang memanfaatkan megalit di Kabupaten Lahat.

Lahat mempunyai megalit yang banyak namun megalit ini cuman tersebar hanya sedikit Semoga di tahun depan megalit di Kabupaten Lahat semakin besar dan dipromosikan,” tutupnya. (Safta)

Tinggalkan Balasan