Press "Enter" to skip to content

Nekat Datangi Gubernur, Akhirnya Quenza Kembali Ceria

PALEMBANG | Koranrakyat.co.id – Quenza Vinef Supraja bocah perempuan berusia 5 tahun asal Desa Krujon Kecamatan Semendawai Suku III Kabupaten OKU Timur, yang menderita luka bakar di sebagian tubuhnya, saat ini kondisinya sudah jauh membaik.

Bahkan putri dari pasangan Galih dan Dian tersebut diketahui sudah bisa beraktifitas seperti biasanya.

“Kondisinya sudah sehat, ceria lagi, sudah bisa bermain seperti biasanya,” kata Dian, ibunda dari Quenza saat dihubungi, Senin (3/12/2019).

Kendati begitu,lanjut Dian, anaknya tersebut masih harus menjalani beberapa tahapan terapi.

“Terapi masih jalan terus. Ini baru pulang dari terapi. Kalau kontrol seminggu sekali,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, membaiknya kondisi Quenza saat ini tak lepas dari gerak cepat Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru dan jajarannya.

“Tanpa bantuan dari bapak Gubernur, kami tidak bisa apa-apa. Saya ini hanya pedagang sayur, sementara suami saya hanya buruh bangunan. Uang untuk makan saja pas-pasan apalagi untuk operasi,” ungkapnya.

Dia pun menceritakan, awal dirinya memberanikan diri datang ke Rumah Dinas Gubernur di Griya Agung lantaran merasa miris melihat kondisi anaknya yang kian memburuk. Apalagi Quenza tersebut kerap dijauhi oleh teman-temannya di sekolah.

“Untuk kesembuhan anak saya apapun akan saya lakukan. Kami tahu bapak Gubernur orang baik, makanya kami beranikan diri datang ke Griya Agung di Palembang,” ucapnya.

Saat di Griya Agung, tutur Dian, dia dan suaminya pun di sambut hangat Herman Deru.

“Saat bertemu, kami disambut layaknya keluarga oleh Gubernur. Tidak ada jarak antara Gubernur dan dan masyarakat,” jelasnya.

Bahkan, Herman Deru langsung bergerak cepat memerintahkan instansi terkait dalam hal ini Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sumsel untuk melakukan pendampingan terhadap pengobatan Quenza.

“Setelah ngobrol sebentar kami langsung dibawa ke rumah sakit agar luka bakar anak saya segera ditangani. Tempat tinggal dan biaya makan kami di Palembang juga ditanggung oleh Pemprov Sumsel,” ujarnya.

Herman Deru sendiri memang dikenal sebagai sosok pemimpin yang mengayomi sejak Ia menjadi Bupati OKUT dua periode. Tidak hanya itu, orang nomor satu di Sumsel itu juga tak segan turun langsung dan berbaur dengan masyarakat untuk mengetahui keluhan masyarakat.

“Pemimpin seperti bapak Herman Deru memang yang kami inginkan. Terima kasih bapak Gubernur. Tanpa bantuan bapak Gubernur kami tidak bisa apa-apa,” tutupnya.

Dari data yang didapat dari BAZNAS, Quenza sudah menjalani dua kali operasa besar yang biayanya menggunakan uang zakat yang terhimpun melalui BAZNAS.

Operasi besar pertama terhadap Quenza yakni pemisahan tangan yang melekat ditubuhnya dan sudah dilakukan pada (16/10/2019) lalu di Rumah Sakit Muhammad Husin (RSMH) Palemvang

“Operasi kedua yaitu pencangkokan kulit dilaksanakan juga sudah dilakukan di RSMH pada (6/10/2019),” kata Ketua Baznas Sumsel Drs H. Najib Haitami.

Saat ini, lanjut Najib, Quenza masih menjalani proses terapi yang akan memakan waktu minimal 6 bulan kedepan.

“Sampai saat ini BAZNAS masih terus mendamping Quenza hingga benar-benar dinyatakan sembuh sesuai dengan instruksi pak Gubernur,” bebernya.

Untuk diketahui, Quenza Vinef Supraja merupakan satu dari sekian banyak warga Sumsel yang telah mendapatkan pertolongan pengobatan secara tuntas yang dilakukan Pemprov Sumsel melalui Baznas turutama bagi warga yang sakit kronis dan membutuhkan uluran tangan dengan cepat.

Sejauh ini Baznas Sumsel telah memberikan pendapingan dan bantuan Alqatiri bin Hasan Basri (7) warga desa Srijabo Kabupaten Ogan Ilir yang menderita jantung bocor.

Bantuan yang sama juga telah diberikan pada penderita jantung bocor lainnya atas nama Sholihin bin Rustam (19) warga desa Kerta Mulya Kecamatan Madang Suku I Kabupaten OKU Timur.

Sedangkan, Juwita (13) warga Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin mendapatkan bantuan pembiayaan operasi tumor kelenjar air liur.

Terakhir yang baru saja diberikan bantuan pengobatan korban tersiram minyak panas, Quenza Vinef Supraja. (hms)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *