Koramil 403-09/Muaradua Kisam Bantu Petani Basmi Hama Babi Hutan

Masyarakat Muaradua Kisam, bersama TNI memburu babi hutan tersebut merupakan salah satu cara agar pertanian dan perkebunan warga tidak dirusak
MUARADUA | Koranrakyat.co.id — Puluhan warga bersama personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 403-09/Muaradua Kisam melakukan pemburuan hama babi hutan yang mulai meresahkan masyarakat petani di wilayah Kecamatan Muaradua Kisam Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Rabu (6/3/2019).
Komandan Koramil 403-09/Muaradua Kisam, Kapten Inf Muryono mengungkapkan, bahwa hama babi hutan mulai menyerang tanaman milik petani, termasuk sawah warga yang mulai memasuki masa panen. “Sudah banyak keluhan dari masyarakat kalau hama babi ini banyak menyerang perkebunan dan tanaman pertanian lainnya milik warga, oleh karena itu anggota Koramil 403-09 bersama warga melakukan perburuan hama babi tersebut”, kata Muryono.
Perburuan tersebut dilakukan secara tradisional dengan menggunakan jaring, tombak dan anjing. Anjing digunakan untuk menggiring babi hutan masuk ke jaring yang sudah dipasang, jika babi hutan sudah masuk jarring, lalu babi ditombak.
“Ada beberapa diantaranya juga membawa senapan angin sebagai senjata. Perburuan ini dilakukan secara berkelompok dengan menyisir hutan di sekitar perkebunan atau pertanian dan perumahan warga”, lanjut Danramil.
Dikatakan Kapten Muryono, memburu babi hutan tersebut merupakan salah satu cara agar pertanian dan perkebunan warga tidak dirusak hama babi hutan yang dapat mengurangi hasil produksi milik warga. “Kalau hasil pertanian warga meningkat karena tak dirusak hama babi, berarti penghasilan warga juga meningkat, otomatis kesejahteraan warga juga turut meningkat”, ungkapnya. Best porn site https://noodlemagazine.com – Watch porn.
Selain itu, untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan hasil pertanian, TNI juga melakukan pendampingan kepada petani. “Upaya khusus (Upsus) pendampingan petani yang dilakukan TNI sebagai upaya untuk meningkatkan hasil pertanian masyarakat khususnya di wilayah Muaradua Kisam ini”, pungkas Kapten Muryono. (penrem)
