30 April 2026

” Anak Natuna Perlu Perhatian Lebih ” kata Bupati Natuna

0

KR Natuna,- Masalah anak merupakan masalah yang penting bagi Pemkab Natuna. Karena generasi mendatang, letak kepemimpinan Natuna berada di tangan anak-anak kita saat ini. hal ini diunkapkan Bupati Natuan Wan Siswandi  Pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2021 Pemerintah Daerah kabupaten Natuna menggelar dialog secara virtual, bersama perwakilan Forum Anak Natuna di setiap kecamatan dan desa.

Dalam acara dialog yang dipimpin langsung oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi melalui daring, di Aula Rapat II Kantor Bupati Natuna, jalan Batu Sisir Bukit Arai, Senin (26/07/2021). Wan Siswandi menngingatkan pentingnya peran dan tangungjawab stake holder di Natuna,

“ Kita selaku pemerintah, forum anak, organisasi wanita, sekolah dan orang tua, memiliki kewajiban melakukan tanggung jawab yang sama terhadap anak,”  jelas Wan Siswandi.

Bupati Natuna Wan Siswandi juga berpesan, agar anak dan remaja di Natuna tidak keluyuran di luar rumah, mengingat situasi pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Tinggal di rumah tak usah keluyuran, tak usah nongkrong sana-sini karena tidak baik bagi kesehatan kita. Jika ada keperluan ijin ke orang tua. Untuk menghindari penularan ini, saya harap orang tua dan guru juga bisa mengingatkan anak tentang prokes,” pesannya.

Wan Siswandi juga mengajak agar anak-anak dapat ikut mensukseskan program vaksinasi bagi anak berusia 12 hingga 17 tahun.

“Tujuan vaksin ini untuk membentuk ketahanan tubuh secara kolektif, yang dimulai dari tingkat keluarga. Golnya di Kabupaten Natuna kekebalan kolektif ini secara keseluruhan terpenuhi,” ajaknya.

Wan Siswandi pun mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Natuna, yang telah menggelar acara peringatan hari anak nasional di Natuna, meski hanya bisa dilakukan secara virtual.

Usai menyampaikan sambutan, Bupati Natuna yang didampingi Pj. Sekda dan Plt Kadis DP3AP2KB, juga memberikan kesempatan bagi perwakilan Forum Anak Natuna di setiap kecamatan, untuk menyampaikan pertanyaan maupun keluh-kesahnya.

Adapun mayoritas keluhan disampaikan anak-anak, yakni terkait jaringan internet di daerahnya yang belum memadai. Hal ini mereka keluhkan, lantaran selama proses belajar dari rumah, tugas sekolah dikerjakan secara daring atau online.  (red)

Tinggalkan Balasan