Silaturahmi Nasional Tokoh & Perantau Bukittinggi-Agam Kukuhkan Ketua PERKAB Sumsel H Noprizon Mangkuto Rajo Sebagai Ketua.

Serpong|KoranRakyat.co.id —Mayoritas tokoh masyarakat perantau yang berasal dari Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi Sumatara Barat dari berbagai pelosok tanah air — 12 provinsi se-Indonesia menetapkan Apt. Drs. H. Noprizon, M.Biomed., Dt. Mangkuto Rajo Noprizon sebagai ketua Wadah perantau yang berasal dari Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi (Organisasi Nasional.
Momen bersejarah itu digelar di Ruang Blandongan Lantai IV, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan pada Minggu (1/11).
Dalam forum yang berlangsung penuh keakraban, kekeluargaan dan semangat musyawarah tersebut, Apt. Drs. H. Noprizon, M.Biomed., Dt. Mangkuto Rajo, ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Umum Organisasi Bukittinggi Agam Nasional.
Penetapan tersebut menjadi salah satu keputusan penting dalam rangkaian rapat pembentukan organisasi yang dihadiri tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, serta perwakilan berbagai organisasi masyarakat Agam-Bukittinggi dari sejumlah provinsi di Indonesia.
Usulan BSA dan BAKOR AGAM
Terpilihnya Noprizon Dt.Mangkuto Rajo —Ketua Umum PERKAB Sumsel itu bermula dari usulan Ketua Umum BSA (Bukittinggi Salingka Agam), Agustian Noerdin (Tjiang), yang kemudian mendapatkan kesepahaman dan dukungan dari BAKOR AGAM.
Usulan tersebut selanjutnya dibawa ke forum pleno untuk mendapatkan persetujuan seluruh peserta rapat. Melalui proses musyawarah yang mengedepankan kebersamaan dan semangat persatuan, usulan tersebut akhirnya diterima oleh seluruh peserta yang hadir.
Pimpinan sidang, Very Yonevil, SH., Dt. Madjo Indo, kemudian mengesahkan keputusan tersebut dengan mengetukkan palu sidang sebagai tanda penetapan secara aklamasi.
Suasana ruang sidang pun disambut dengan penuh antusiasme. Keputusan ini sekaligus menandai babak baru perjalanan organisasi masyarakat perantau Agam-Bukittinggi dalam membangun wadah bersama yang lebih terstruktur, solid, dan memiliki jangkauan nasional.
Dihadiri Tokoh Pemerintahan dan Tokoh Nasional
Kegiatan ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan. Sejumlah pejabat pemerintahan dan tokoh penting turut hadir memberikan dukungan terhadap gagasan penyatuan masyarakat perantau Agam-Bukittinggi.
Di antara tokoh yang hadir adalah Bupati Agam Ir. H. Benni Warlis, MM., Dt. Tan Batuah; Wakil Wali Kota Tangerang Selatan H. Pilar Saga Ichsan, Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan Abdul Rasyid; anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat H. Nofrizon, S.Sos., M.M.; tokoh nasional Drs. H. Guspardi Gaus, M.Si.; Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra; serta sejumlah tokoh adat dan masyarakat lainnya.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah diwakili Kepala Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Jakarta, Fauzan Zainoen.
Turut hadir pula Ketua BSA Agustian Noerdin, Ketua BAKOR AGAM Dr. Zefri, H. Marfendi, Dt. Basa Balimo, serta sejumlah tokoh perantau, ninik mamak, dan pemangku adat dari berbagai daerah.
Kehadiran para tokoh tersebut memperlihatkan besarnya dukungan terhadap upaya membangun sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan komunitas perantau.
Semangat Persatuan Menguat
Kegiatan yang dipusatkan di Ruang Blandongan Lantai IV Pemkot Tangerang Selatan ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat perantau Agam-Bukittinggi.
Sekitar 500 orang hadir berdasarkan estimasi panitia, terdiri atas perwakilan organisasi tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, nagari hingga jorong.

Kehadiran berbagai unsur organisasi tersebut menunjukkan bahwa semangat untuk memiliki sebuah rumah besar bersama telah tumbuh dan mendapatkan tempat di hati masyarakat perantau.
” Kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk mempertemukan berbagai elemen masyarakat Agam-Bukittinggi dalam satu ruang silaturahmi sekaligus merumuskan masa depan organisasi bersama,” kata ketua panita, H Ifrajoni St Rajo Palembang yang juga ketua Harian PERKAB Sumsel
Rumah Gadang Bersama
Gagasan pembentukan Organisasi Bukittinggi Agam Nasional dilandasi kesadaran bahwa masyarakat Agam dan Bukittinggi memiliki potensi sumber daya manusia yang sangat besar dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia maupun mancanegara.
Selama ini, berbagai organisasi perantau telah tumbuh dan berkembang dengan kontribusi masing-masing. Namun, diperlukan sebuah wadah bersama yang mampu menyatukan komunikasi, memperkuat koordinasi, serta membangun kolaborasi lintas organisasi.
Organisasi ini diharapkan menjadi rumah besar bagi seluruh masyarakat Agam-Bukittinggi tanpa membedakan asal nagari, suku, profesi, wilayah domisili, maupun latar belakang organisasi.
Dengan semangat kebersamaan, organisasi ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara ranah dan rantau, khususnya dalam mendukung pembangunan daerah, penguatan ekonomi masyarakat, pendidikan, sosial, budaya, adat, dan keagamaan.
”Ranah Dikanduang, Rantau Dipangku, Dunia Dijangkau”
Tema besar yang diusung dalam kegiatan ini, “Ranah Dikanduang, Rantau Dipangku, Dunia Dijangkau”, menjadi refleksi dari semangat masyarakat Minangkabau dalam menjaga hubungan dengan kampung halaman sekaligus mengambil peran di tingkat nasional dan internasional.
Silaturahmi ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari langkah besar untuk menyatukan potensi dan kekuatan masyarakat Agam-Bukittinggi.
Terpilihnya apt. Drs. H. Noprizon, M.Biomed., Dt. Mangkuto Rajo, secara aklamasi diharapkan menjadi titik awal kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen organisasi dan masyarakat perantau.
Ke depan, tantangan terbesar adalah menerjemahkan semangat persatuan tersebut menjadi program kerja yang nyata, kepengurusan yang solid, serta kontribusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di kampung halaman.
Sebab, sejauh apa pun masyarakat Agam-Bukittinggi melangkah di perantauan, ada kampung halaman yang selalu menjadi bagian dari jati diri.
Komentar Tokoh Politik Negeri Jiran
Silaturahmi nasional Bukittinggi – Agam tak hanya menyita perhatian publik tanah air, namun juga dapat perhatian dari tokoh politik dari negeri jiran Malaysia yaitu dari Tan Sri Dato’ Seri Utama Dr. Rais bin Yatim yang memiliki darah keturunan Minangkabau.
Mantan Presiden Dewan Negara Malaysia, Menteri Kabinet serta mantan Menteri Besar Negeri Sembilan itu dalam sambutannya melalui video conference mengajak seluruh masyarakat Agam – Bukittinggi pun Sumatera Barat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan.
”Bangun kebersamaan dan perkuat marwah kita sesama masyarakat Minang terkhusus Agam – Bukittinggi. Mari tunjukkan kalau masyarakat Agam – Bukittinggi adalah masyarakat yang kreatif, inovatif dan senantiasa kompak untuk membangun kampung halaman,” tuturnya.
Dari ranah kita berasal, di rantau kita berkarya, dan bersama-sama kita membangun masa depan Agam-Bukittinggi.
Ranah Dikanduang, Rantau Dipangku, Dunia Dijangkau, inilah thema yang digaungkan selama silaturrahmi berjalan.
Rangkap Ketua Formatur
Terpilihnya apt. Drs. H. Noprizon, M.Biomed., Dt. Mangkuto Rajo sebagai ketua merangkap ketua Formatur dilengkapi empat anggota formatur lain meliputi dua utusan Riau, satu dari Jawa Timur dan satu Bengkulu. Formatur akan bekerja menyusun kepengurusan, menyusun program dan merancang Anggaran Dasar dan Anggaran rumah tangga bersama tim perumus yang berjumlah 21 orang. (*)
Berikut Daftar Tim Perumus :
- VY. Dt. Majo Indo = Ketua (BSA)
- Dr. Muhammad Taslim = Wkl Ketua (Profesional)
- Dr. Zefri (BA)
- Muhammad Ferrie St. Bungsu Pamuncak (BSA)
- Mulyadi (BA)
- Haris J. St. Bagindo (PERKAB)
- Drs H Salman Rasyhidin. Dt. Badjo Ameh (PERKAB)
- J. Dt. Rajo Mangkuto (PERKAB)
- M. Dt. Basa Balimo (Kurai)
- GG. Dt. Batuah (KKLA)
- H. Muhammad Hanafi, S.H. St. Mudo (IKLA Riau)
- Yosrizal St. Makmur (IKLA RGS Riau)
- Ilyas Karya (IKLA Kepri)
- Restuyono St. Ma’ruf (GEMUJA BSA Bengkulu)
- MG. Dt. Mangkuto Ameh (IKK Bandung Raya)
- Mualim St. Rajo Batuah (KANA Bali)
- Feri St. Lembang Alam (IKLA Sumut)
- Dr. Muhammad Yani Firdaus, S.H., M.H. (KABEYE Yogyakarta)
- Afrizul Dt. Basa (IKLAR Jatim)
- Yoswandi Lelo, S.H. St. Rajo Bungsu (RKKLB)
- Riza Eka Putra, S.T. (PPSDM)**

