31 Agustus 2026

Menang Telak 5-1 di Final, SMA N 1 Wonosobo Raih Juara 1 FestFAS 2026

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Gemuruh suporter Smansa mengiringi perjuangan tim futsal SMA Negeri 1 Wonosobo pada partai final FestFAS (Festival Futsal Anak Sekolah) 2026 di GOR Indoor Wonosobo, Wonolelo, Kabupaten Wonosobo, Minggu (30/8/2026). Dukungan datang dengan lantang melalui chant, kibaran flag, hingga koreografi yang membuat atmosfer pertandingan semakin meriah.

Di tengah atmosfer tersebut, para pemain Smansa tampil penuh determinasi. Menghadapi SMK Negeri 1 Sapuran, Smansa mampu menunjukkan permainan terbaiknya dan mengakhiri laga dengan kemenangan telak 5–1. Hasil itu sekaligus mengantarkan Smansa menjadi juara pertama FestFAS 2026 tingkat SMA/SMK/MA.

Gelar tersebut terasa istimewa karena FestFAS 2026 menjadi kali pertama tim futsal Smansa ambil bagian dalam ajang tersebut. Tim yang diperkuat 14 pemain itu mampu melewati persaingan hingga partai puncak setelah sebelumnya sempat mengalami kekalahan pada fase grup.

Pembina ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 1 Wonosobo, Arinto Surya, S.Pd., mengatakan capaian tersebut menjadi kemenangan luar biasa bagi timnya. Terlebih, ekstrakurikuler futsal Smansa baru berdiri pada 2022 dan sebelumnya belum memperoleh hasil maksimal dalam berbagai event.

“Baru pertama kali Smansa ikut turnamen dan langsung sampai final dan juara. Ini merupakan hal yang luar biasa karena ekstrakurikuler futsal Smansa baru berdiri tahun 2022,” kata Arinto.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari persiapan yang lebih matang serta kerja keras para pemain. Ia menyebut tim mampu memperbaiki berbagai kekurangan hingga akhirnya menembus partai final dan mengalahkan SMK Negeri 1 Sapuran dengan skor 5–1.

“Jadi, kita selalu kalah dalam semua event, tapi baru kali ini kita mempersiapkan semuanya dan Alhamdulillah bisa juara,” ujarnya.

Perjalanan Smansa menuju gelar juara juga tidak sepenuhnya mulus. Salah satu pemain Smansa, Azka, mengungkapkan tim sempat mengalami kekalahan 0–2 pada fase grup. Hasil tersebut sempat membuat pemain terkejut, terlebih persiapan untuk mengikuti turnamen telah dilakukan cukup lama.

“Pas di grup awal, kalah 2-0, rasanya langsung, ‘Wah, kok bisa kalah?’ Yang katanya kita sudah nyiapin lama banget, ternyata bisa kalah,” ujar Azka.

Alih-alih terpuruk, kekalahan tersebut justru menjadi bahan evaluasi bagi tim. Para pemain saling memberikan dukungan, membenahi permainan, dan mengevaluasi kesalahan setiap hari untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Tapi dari kekalahan itu kita bisa bangkit untuk ke babak selanjutnya. Dan sampai akhirnya kita bisa memenangkan event FestFAS ini, menjadi juara satu di Kabupaten Wonosobo,” lanjutnya.

Pelatih futsal Smansa, Azfa Fatih Pratama atau yang akrab disapa Appo, mengatakan aspek mental menjadi salah satu perhatian utama selama kompetisi. Menurutnya, kemampuan pemain menjaga mental ketika berada di lapangan turut menentukan hasil pertandingan.

“Kalau sudah di lapangan ini, bicara tentang mental. Siapa yang mentalnya lebih kuat, itu yang menang,” kata Appo.

Ia mengatakan para pemain terus didorong untuk membangun mental dan kepercayaan diri mereka sendiri sehingga mampu menghadapi setiap pertandingan.

“Alhamdulillah, anak-anak saya tingkatkan mentalnya. Mereka mau membangun diri sendiri mereka, membangun mental mereka sendiri,” ujarnya.

Bagi Smansa, keberhasilan menjadi juara FestFAS juga menjadi catatan tersendiri bagi sekolah yang selama ini dikenal memiliki prestasi di bidang akademik. Arinto berharap capaian tersebut dapat mendorong lebih banyak siswa untuk bergabung dengan ekstrakurikuler futsal sehingga semakin banyak bakat yang bisa dikembangkan.

“Tentunya dengan adanya gelar ini, saya akan sounding lagi kepada murid-murid yang lain supaya ekstrakurikuler futsal Smansa bisa lebih banyak lagi yang mengikuti, bisa banyak lagi yang latihan, supaya bakat-bakat di bidang futsal di Smansa bisa lebih banyak lagi,” kata Arinto.

“Karena Smansa terkenal dengan prestasi akademik, tapi baru kali ini ada prestasi non-akademik yang menjadi nomor satu di Wonosobo,” lanjutnya.

Arinto juga berharap FestFAS dapat terus digelar secara reguler setiap tahun. Menurutnya, keberadaan kompetisi antarsekolah memberikan ruang bagi tim untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi turnamen maupun kejuaraan futsal lainnya.

Sementara itu, Appo berharap gelar juara yang diraih Smansa menjadi awal bagi prestasi-prestasi berikutnya.

“Harapannya buat kelanjutannya, semoga Futsal Smansa dapat berkembang, dapat juara lagi, dan tentunya terus menjuarai event-event di Wonosobo,” pungkasnya. (Aris)