31 Agustus 2026

FestFAS 2026 Usai, AFK Wonosobo Mulai Petakan Bibit Pemain Futsal Potensial

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Pertandingan final FestFAS (Festival Futsal Anak Sekolah) 2026 berlangsung sengit di GOR Indoor Wonosobo, Wonolelo, Kabupaten Wonosobo, Minggu (30/8/2026). Setiap tim yang berlaga berupaya menampilkan permainan terbaik untuk merebut gelar juara sekaligus mengakhiri rangkaian turnamen dengan hasil maksimal.

Tingginya tensi pertandingan turut diiringi euforia suporter dari masing-masing sekolah. Tribun dipenuhi pelajar yang memberikan dukungan secara kompak melalui chant, atribut sekolah, flag atau bendera, hingga koreografi. Antusiasme tersebut membuat suasana final berlangsung meriah dan menjadi bagian tak terpisahkan dari gelaran FestFAS.

Setelah pertandingan berakhir, suasana berubah menjadi haru dan penuh kegembiraan saat trofi, medali, serta penghargaan diserahkan kepada para pemenang. Tiga sekolah keluar sebagai juara pertama dari masing-masing jenjang, yakni SMA Negeri 1 Wonosobo untuk tingkat SMA/SMK/MA, SMP Negeri 1 Wonosobo untuk tingkat SMP/MTs, dan SD Negeri 1 Sapuran untuk tingkat SD/MI.

Masing-masing juara pertama berhak membawa pulang trofi, uang pembinaan, serta piala bergilir yang menjadi bagian dari penghargaan FestFAS 2026.

FestFAS 2026 resmi berakhir setelah berlangsung sejak 24 Agustus. Turnamen yang diselenggarakan Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Wonosobo bersama KONI Kabupaten Wonosobo tersebut diikuti 24 sekolah tingkat SMP, 24 sekolah tingkat SMA, serta enam sekolah tingkat SD.

Namun, berakhirnya pertandingan bukan berarti proses pembinaan berhenti. Di balik persaingan memperebutkan gelar juara, AFK Wonosobo juga memanfaatkan FestFAS sebagai ruang untuk memantau sekaligus menjaring pemain muda yang dinilai memiliki potensi.

Bidang Pembinaan AFK Wonosobo, Firman Ardi Cahyana, mengatakan proses talent scouting tidak hanya berpatokan pada hasil pertandingan maupun skor yang dicetak pemain. Tim pembinaan juga memperhatikan kemampuan dan kualitas pemain secara lebih menyeluruh.

“Beberapa poin sudah masuk ke database kami dan harapannya dari talent scouting itu akan menjadi database buat kami untuk persiapan event-event resmi ke depannya,” kata Firman.

Menurutnya, pemain potensial dari kompetisi tersebut akan diproyeksikan untuk mengikuti sejumlah agenda pembinaan. Untuk jenjang SD, pemain yang dinilai memiliki potensi akan dipersiapkan menghadapi POPDA, sementara pemain dari tingkat SMP juga akan diarahkan untuk persiapan POPDA SMP.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya AFK Wonosobo memastikan kompetisi usia sekolah tidak berhenti sebagai ajang perebutan trofi. Pemain yang menunjukkan kemampuan di lapangan diharapkan mendapatkan jalur pembinaan yang lebih terarah untuk berkembang ke level berikutnya.

Ketua Panitia FestFAS, Jati, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama sepekan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan tertib. Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia, AFK Wonosobo, serta berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.

“Alhamdulillah kegiatan hari ini Festival Futsal Anak Sekolah sudah berjalan dengan lancar dari tanggal 24 sampai 30 Agustus. Barusan final dari jenjang SD, SMP, SMA, Alhamdulillah sudah mendapatkan hasil,” ujar Jati.

Menurut Jati, evaluasi tetap diperlukan untuk memperbaiki penyelenggaraan pada tahun berikutnya. FestFAS juga diharapkan dapat terus digelar dengan konsep yang lebih menarik serta mampu menjangkau lebih banyak peserta.

“Tentunya masih ada evaluasi. Tidak ada event yang berjalan dengan mulus, dengan lancar tanpa adanya evaluasi,” katanya.

FestFAS 2026 menjadi penyelenggaraan resmi pertama yang digelar AFK Wonosobo dan telah diarahkan menjadi agenda tahunan. Ke depan, panitia berencana memperkuat sosialisasi serta koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk KONI dan instansi terkait bidang pendidikan dan olahraga, agar penyelenggaraan berikutnya dapat menjaring lebih banyak sekolah.

Bagi AFK Wonosobo, kemeriahan FestFAS di lapangan dan tribun menjadi modal penting untuk terus mengenalkan futsal kepada pelajar. Lebih dari sekadar kompetisi, turnamen tersebut diharapkan mampu menjadi pintu masuk bagi lahirnya generasi baru pemain futsal Wonosobo.

Firman menegaskan, hasil talent scouting dalam FestFAS akan menjadi bagian dari database pembinaan AFK untuk mempersiapkan pemain menghadapi kompetisi resmi di masa mendatang.

“Yang pasti dari event ini nanti akan lahir pemain-pemain futsal Wonosobo yang potensial,” ujarnya. (Aris)