31 Agustus 2026

Pelepasan Ribuan Lampion Tutup DCF XVI, Wisatawan Titipkan Doa untuk Indonesia

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Langit malam Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, dipenuhi cahaya ribuan lampion saat puncak penutupan Dieng Culture Festival (DCF) XVI 2026. Penerbangan lampion menjadi penanda berakhirnya rangkaian festival yang berlangsung selama beberapa hari tersebut.

Di tengah udara dingin khas pegunungan, ribuan wisatawan melepas lampion secara bersamaan. Suasana semakin khidmat ketika lagu nasional Tanah Airku berkumandang mengiringi lampion yang perlahan membumbung ke langit.

Bagi para pengunjung, penerbangan lampion bukan semata-mata menjadi atraksi penutup festival. Momen tersebut juga dimaknai sebagai simbol untuk menerbangkan harapan dan doa bagi masa depan Indonesia agar semakin baik, sejahtera, dan harmonis.

Yola, wisatawan asal Banjarnegara, mengaku terkesan bisa menjadi bagian dari tradisi tahunan tersebut. Suasana dingin Dataran Tinggi Dieng justru membuat pengalaman menerbangkan lampion terasa semakin berkesan baginya.

“Sensasinya luar biasa dan indah sekali. Di tengah cuaca yang super dingin, momen ini benar-benar memorable. Harapan saya saat menerbangkan lampion ini, semoga Indonesia semakin maju, semakin sejahtera, dan semakin membaik ke depannya,” ujar Yola di lokasi acara.

Hal serupa disampaikan Muhammad Raihan, wisatawan asal Batam yang kini menetap di Banjarnegara. Menurutnya, penerbangan lampion memiliki daya tarik emosional karena memberikan ruang bagi pengunjung untuk menyampaikan harapan masing-masing.

“Sensasinya sangat fantastis. Melalui lampion terbang ini, orang-orang bisa menaruh harapan dan memiliki pegangan atas doa mereka masing-masing. Harapan pribadi saya, semoga Indonesia jauh lebih baik, aman dari berbagai masalah, dan apa yang dicita-citakan bangsa ini dapat segera tercapai,” tutur Raihan.

Penerbangan ribuan lampion tersebut menjadi salah satu momen yang paling menarik perhatian dalam penutupan DCF XVI 2026. Wisatawan domestik maupun mancanegara turut menyaksikan sekaligus mengikuti prosesi tersebut.

Berakhirnya rangkaian festival melalui penerbangan lampion sekaligus memperkuat posisi Dieng sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Jawa Tengah. Perpaduan antara tradisi, suasana alam pegunungan, dan pengalaman wisata menjadi daya tarik tersendiri yang terus dibangun melalui penyelenggaraan DCF. (Aris)