16 Agustus 2026

Dikukuhkan Jelang HUT ke-81 RI, 48 Paskibraka Wonosobo Diminta Jadi Teladan

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Sebanyak 48 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Wonosobo Tahun 2026 resmi dikukuhkan. Mereka terdiri dari 24 putra dan 24 putri yang akan menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pengukuhan berlangsung di Pendopo Selatan Kabupaten Wonosobo, Sabtu (15/8/2026), setelah seluruh anggota menyelesaikan tahapan seleksi, pembinaan, dan latihan intensif.

Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein mengatakan, pengukuhan tersebut menjadi penanda bahwa para anggota telah dipercaya untuk mengemban tugas penting dalam peringatan kemerdekaan.

“Atas nama pribadi, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, saya menyampaikan selamat kepada Ananda sekalian yang telah dikukuhkan sebagai Paskibraka Kabupaten Wonosobo Tahun 2026,” ujar Amir Husein.

Menurut Amir, menjadi bagian dari Paskibraka bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah yang harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku sehari-hari. Para anggota dituntut mampu menjadi teladan bagi lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Ia menilai proses pembinaan Paskibraka memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar mempersiapkan petugas upacara. Selama menjalani pembinaan, para anggota ditempa agar memiliki kedisiplinan, integritas, jiwa kepemimpinan, keterampilan, karakter Pancasila, serta kecintaan terhadap bangsa dan tanah air.

“Tugas sebagai Paskibraka tidak selesai ketika upacara berakhir,” tegasnya.

Amir mengatakan, ketika para anggota berdiri membawa Sang Merah Putih, terdapat makna penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu bangsa. Nilai tersebut, lanjutnya, harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap pengalaman selama mengikuti pembinaan dapat membentuk kebiasaan positif para anggota. Kedisiplinan tidak hanya diterapkan saat latihan, begitu pula tanggung jawab dan semangat kebangsaan harus menjadi bagian dari karakter mereka.

“Karena sejatinya, kalian adalah bagian dari generasi yang akan menentukan masa depan Wonosobo dan Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Amir turut memberikan apresiasi kepada pembina dan pelatih yang telah mendampingi para anggota sejak proses seleksi hingga latihan. Menurutnya, pembentukan Paskibraka membutuhkan proses panjang serta komitmen dari seluruh pihak yang terlibat.

“Upaya ini merupakan bagian dari ikhtiar kita bersama untuk menyiapkan generasi muda Wonosobo yang berkualitas, berkarakter, dan siap mengambil peran di masa yang akan datang,” ungkapnya.

Kepada para anggota yang telah dikukuhkan, Amir meminta agar amanah tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik keluarga, sekolah, dan daerah.

“Jadilah teladan di mana pun kalian berada. Berikan yang terbaik dalam setiap langkah dan jaga nama baik keluarga, sekolah, serta Kabupaten Wonosobo,” pesannya.

Ia menambahkan, keberhasilan Paskibraka tidak semata-mata diukur dari ketepatan dalam menjalankan prosesi pengibaran dan penurunan bendera. Nilai yang lebih penting adalah kemampuan para anggota membawa kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan ke dalam kehidupan setelah tugas upacara selesai.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wonosobo Agus Kristianto mengatakan, seluruh anggota yang dikukuhkan telah melewati proses seleksi dan latihan secara bertahap.

Setelah pengukuhan, mereka akan menjalani masa karantina dan mengikuti sejumlah agenda gladi untuk memastikan kesiapan sebelum pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Dengan persiapan yang sudah cukup matang, kami berharap mereka dapat melaksanakan tugas dengan baik, lancar, dan sukses,” pungkas Agus. (Diskominfo Wonosobo/Aris)