9 Agustus 2026

Terpilih Sebagai Ketua MUI Sumsel, Dr. H. Supadmi Kohar, M.M., CP.Ht. Prioritaskan  Peningkatan Kwalitas Pendidikan Umat

Palembang|KoranRakyat.co.id.—Mantan Sekretaris MUI Sumsel  Dr. H. Supadmi Kohar, M.M., CP.Ht.  resmi terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan periode 2026–2031.

Mengutip laman muisumsel.or.id, Supadmi Kohar terpilih melalui proses pemungutan suara dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI MUI Sumatera Selatan yang berlangsung di Asrama Haji Palembang, Sabtu malam (8/8/2026).

Pernyataan awal dalam kata sambutanuya menyebutkan salah satu perhatian Supadmi adalah pentingnya peningkatan pendidikan bagi umat. Pendidikan dinilai menjadi bagian strategis dalam membangun masyarakat yang lebih baik, sekaligus mempersiapkan generasi yang memiliki pemahaman agama, wawasan dan kemampuan menghadapi perubahan zaman.

Dalam proses pemilihan yang dilakukan tim formatur, Supadmi Kohar memperoleh 8 suara, sedangkan Dr. KH. Rasyidin Hasan memperoleh 6 suara dan 1 abstain. Hasil tersebut menetapkan Supadmi Kohar sebagai pemimpin baru MUI Sumatera Selatan untuk lima tahun mendatang.

Proses pemilihan berlangsung dalam suasana yang tertib dan kondusif. Setelah hasil pemungutan suara ditetapkan, pengurus dan peserta Musda menerima hasil tersebut sebagai bagian dari proses organisasi untuk menentukan kepemimpinan MUI Sumsel periode 2026–2031.

muisimsel.co.id

Usai pengurus terpilih diumumkan, pimpinan MUI Pusat, Prof. Dr.  Anwar Iskandar, menyampaikan ucapan selamat kepada Supadmi Kohar dan jajaran pengurus yang terpilih.

Anwar Iskandar mengaku merasa lega karena proses pemilihan dalam Musda XI MUI Sumsel dapat berlangsung dengan baik dan sangat mulus. “Selamat kepada pengurus yang terpilih. Saya sangat lega karena pemilihan berlangsung dengan baik dan sangat mulus,” ujar Anwar.

Menurutnya, kelancaran proses pemilihan merupakan hal penting bagi keberlanjutan organisasi. Setelah kepemimpinan baru terbentuk, seluruh elemen MUI diharapkan dapat kembali bersatu dan bersama-sama menjalankan amanah organisasi.

Kepemimpinan baru MUI Sumsel juga diharapkan mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan gagasan baru sesuai dengan kebutuhan umat. Tantangan kehidupan masyarakat yang semakin kompleks membutuhkan peran ulama yang tidak hanya memberikan bimbingan keagamaan, tetapi juga mampu memberikan pencerahan terhadap berbagai persoalan sosial.

Perjuangkan Peningkatkan Pendidikan Umat

Sementara itu, setelah dinyatakan terpilih, Supadmi Kohar menyampaikan pidato singkat di hadapan peserta Musda. Ia menegaskan bahwa hasil pemilihan tersebut bukan semata-mata kemenangan dirinya.

Menurut Supadmi, kemenangan tersebut merupakan kemenangan seluruh umat Islam di Sumatera Selatan. Karena itu, amanah yang diberikan kepadanya harus dijalankan bersama-sama dengan seluruh anggota MUI dan umat.

“Ini kemenangan semua umat. Semoga ke depan MUI Sumsel akan lebih baik lagi. Bersama-sama dengan seluruh anggota dan umat, kita membangun masyarakat yang lebih baik, terutama dalam memperjuangkan kepentingan Islam dan meningkatkan pendidikan bagi umat,” ujar Supadmi.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pesan awal Supadmi dalam menjalankan kepemimpinannya. Ia menempatkan kebersamaan sebagai kekuatan utama dalam membangun MUI Sumsel lima tahun ke depan.

Baginya, proses pemilihan merupakan bagian dari mekanisme organisasi. Setelah keputusan ditetapkan, seluruh perbedaan pilihan harus kembali dipersatukan dalam semangat pengabdian kepada umat.

Salah satu perhatian yang disampaikan Supadmi adalah pentingnya pendidikan bagi umat. Pendidikan dinilai menjadi bagian strategis dalam membangun masyarakat yang lebih baik, sekaligus mempersiapkan generasi yang memiliki pemahaman agama, wawasan dan kemampuan menghadapi perubahan zaman.

Selain pendidikan, MUI Sumsel ke depan diharapkan semakin aktif dalam dakwah, pembinaan umat, penguatan ukhuwah Islamiyah dan memberikan pandangan keagamaan terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

muisumsel.co.id

Musda XI MUI Sumsel sendiri menjadi momentum penting bagi organisasi untuk melakukan evaluasi sekaligus menentukan arah perjalanan MUI Sumsel untuk periode 2026–2031. Forum tersebut tidak hanya menetapkan kepemimpinan baru, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi ulama dan seluruh elemen organisasi.

Dengan terpilihnya Supadmi Kohar, estafet kepemimpinan MUI Sumsel kini memasuki babak baru. Dukungan dan kebersamaan seluruh pengurus serta umat menjadi modal penting agar amanah tersebut dapat dijalankan secara maksimal.

Pesan Supadmi bahwa kemenangan ini merupakan kemenangan semua umat menjadi harapan agar kepemimpinan baru tidak berhenti pada pergantian figur, tetapi benar-benar menghadirkan peningkatan pengabdian.

Sementara apresiasi Prof. Dr. Armai Arif terhadap proses pemilihan yang berlangsung mulus menjadi gambaran bahwa Musda XI MUI Sumsel telah menyelesaikan salah satu tahapan penting organisasi dengan baik.

Kini, tantangan berikutnya adalah membuktikan hasil Musda melalui kerja nyata. MUI Sumsel di bawah kepemimpinan Supadmi Kohar diharapkan semakin hadir di tengah umat, memperkuat pendidikan Islam, membangun persatuan dan memberikan kontribusi nyata bagi kemaslahatan masyarakat Sumatera Selatan.

Kepada KoranRakyat.co.id Supadmi Kohar menjelaskan, setelah pengurus harian terbentuk  dari embrio formatur, ketua bersama pengurus lain  diberi waktu satu bulan  untuk menyusun kepengurusan secara  lengkap dan diusulkan kepada Pimpinan MUI Pusat untuk di-SK-kan dilanjutkan pada proses pelantikan.

Pimpinan MUI Provinsi periode 2026-2031

Ketua Umum: Dr. H. Supadmi Kohar, M.M., CP.Ht.

Wakil Ketua Umum: Dr. Hendra Zainuddin (NU)

Wakil Ketua Umum: Dr. Muhammad Zainuddin Nawi (Muhammadiyah)

Sekretaris: Mahmudin, M.Si

Bendahara: Sukirman Hs   (*)