11 Juni 2026

Pohon Besar Seringkali Memicu Gangguan Listrik, PLN Tingkatkan Pemeliharaan Jaringan

PALEMBANG | Koranrakyat.co.id – PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) menghimbau agar masyarakat pemilik atau pengelola bangunan yang di halamannya terdapat pohon besar, agar mencegah ranting pohon tersebut tidak menyentuh kabel jaringan listrik.  Selain berbahaya, juga acapkali menjadi penyebab gangguan hingga terjadi pemadaman.

”Pemadaman di wilayah tertentu sering kali terjadi karena PLN harus melakukan perbaikan atas gangguan yang terjadi akibat  ranting pohon yang menyentuh kabel listrik,”   ujar Iwan Kepala Humas PLN UID S2JB ketika dikonfirmasi tentang seringnya pemadaman listrik terjadi di wilayah kota Palembang dan sejumlah daerah lainnya.  Menurut Iwan, salah satu penyebab gangguan listrik yang kerap terjadi adalah ranting maupun pohon besar yang berada terlalu dekat dengan jaringan listrik.

Iwan juga menjelaskan PLN secara berkala melakukan pemangkasan pohon di sekitar jaringan untuk mencegah terjadinya gangguan maupun potensi bahaya. Termasuk pohon-pohon pelindung di pinggir jalan kota.

“Kami melakukan pemeliharaan dan pembersihan jaringan listrik secara rutin demi faktor keselamatan dan keandalan pasokan listrik. Apabila terdapat tanaman atau pohon yang berada dekat dengan jaringan listrik, kami berharap masyarakat dapat mendukung kegiatan pemangkasan yang dilakukan petugas,” ujarnya kepada awak media, Kamis (10/6/2026).

Ia menjelaskan, sebagian gangguan listrik bersifat sementara dan dapat segera diatasi melalui pengoperasian jaringan.

Namun, terdapat pula gangguan yang membutuhkan waktu penanganan lebih lama, seperti ketika ranting atau pohon tumbang menimpa jaringan listrik.

“Jika hanya gangguan sementara, biasanya bisa langsung kami operasikan kembali. Namun apabila ada ranting besar atau pohon tumbang yang mengenai jaringan, tentu membutuhkan waktu perbaikan lebih lanjut,” katanya.

Selain gangguan akibat cuaca dan pepohonan, PLN juga menghadapi persoalan pencurian kabel dan perusakan fasilitas kelistrikan.

Menurut Iwan, kondisi tersebut menjadi tantangan bersama karena berdampak langsung terhadap pelayanan kepada masyarakat.

“Fasilitas publik dan jaringan listrik merupakan aset bersama yang harus dijaga. Ketika terjadi pencurian atau perusakan, PLN harus melakukan perbaikan dan pada akhirnya masyarakat juga yang merasakan dampaknya,” ungkapnya.

Untuk itu, PLN mengajak masyarakat berperan aktif menjaga infrastruktur kelistrikan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar jaringan listrik.

“Masyarakat dapat melaporkan melalui layanan PLN 123 atau aplikasi PLN Mobile jika melihat adanya tindakan yang berpotensi merusak jaringan listrik maupun ketika terjadi gangguan kelistrikan.

Laporan yang masuk akan segera kami tindak lanjuti,” tegas Iwan.

PLN UID S2JB berharap sinergi antara masyarakat dan PLN dapat terus terjalin sehingga keandalan pasokan listrik di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu tetap terjaga dengan baik.(tk)