19 Mei 2026

Panen Raya Jagung di Wonosobo Jadi Bukti Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketahanan Pangan

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 menjadi momentum penguatan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan para petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan yang digelar di Dusun Candirejo, Desa Candirejo, Kecamatan Mojotengah, Sabtu (16/5/2026) tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Wonosobo.

Kegiatan yang dilaksanakan bersama Polres Wonosobo dan Forkopimda Kabupaten Wonosobo itu juga dirangkaikan dengan agenda Mabes Polri berupa Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta Launching Operasional 166 SPPG Polri Tahun 2026 yang terhubung secara virtual dengan pusat kegiatan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Panen raya dilakukan di lahan jagung seluas kurang lebih 5.000 meter persegi dengan estimasi hasil mencapai sekitar 7,6 ton. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, Kapolres Wonosobo M. Kasim Akbar Bantilan, Dandim 0707 Wonosobo Yoyok Suyitno, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wonosobo Achmad Faqih, Kepala Dispaperkan Kabupaten Wonosobo, Kepala BPS Kabupaten Wonosobo, Kepala Gudang Bulog Kabupaten Wonosobo, jajaran Pejabat Utama Polres Wonosobo, Asper Kedu Utara, Forkompinca Mojotengah, Kepala Desa Candirejo, PPL Mojotengah, serta perwakilan kelompok tani Desa Candirejo.

Sebelum pelaksanaan panen raya, Bupati Wonosobo bersama Kapolres dan jajaran Forkopimda terlebih dahulu memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Afif Nurhidayat menyampaikan bahwa keberhasilan panen jagung kali ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung produktivitas pertanian masyarakat.

“Petani itu paling senang saat bisa menanam dan bisa panen. Karena kadang bisa menanam belum tentu bisa panen. Kali ini berkat kolaborasi Polri, khususnya Polres Wonosobo, pemerintah daerah, dan tentunya para petani, Alhamdulillah jagung yang dipanen hasilnya besar-besar,” ungkap Bupati.

Ia juga menyebut hasil panen jagung tersebut langsung disalurkan ke Bulog sebagai bentuk dukungan terhadap penyerapan hasil pertanian masyarakat.

“Jagung yang sudah dipanen langsung diangkut ke Bulog. Saya ucapkan terima kasih kepada Bulog yang sudah membeli hasil tani masyarakat,” lanjutnya.

Menurutnya, keterlibatan Polri melalui program ketahanan pangan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Wonosobo.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Polri yang hadir untuk mensejahterakan masyarakat dan memajukan para petani, sehingga petani hari ini bisa eksis, maju, dan berkembang. Tentunya hasil panen ini sangat bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan tamu undangan dan pelaksanaan zoom meeting bersama Mabes Polri yang menampilkan perkembangan program ketahanan pangan nasional, sambutan Kapolri dan Presiden Republik Indonesia, hingga peresmian Gudang Ketahanan Pangan dan SPPG Polri.

Usai agenda virtual, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan benih jagung oleh Bupati Wonosobo kepada kelompok tani serta penyerahan bantuan pupuk oleh Kapolres Wonosobo kepada kelompok tani setempat.

Forkopimda bersama para tamu undangan kemudian menuju lokasi lahan jagung untuk melaksanakan panen raya secara simbolis, dilanjutkan dengan foto bersama dan flag off hasil panen oleh Kapolres Wonosobo.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Melalui kegiatan panen raya ini diharapkan mampu meningkatkan semangat para petani serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Wonosobo,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap kerja sama antarinstansi dan masyarakat dapat terus diperkuat guna menjaga stabilitas pangan daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pertanian secara berkelanjutan. (Diskominfo Wonosobo/Aris)