Tembus Predikat Q1 SJR 2025, Jurnal Nurani UIN Raden Fatah Palembang Perkuat Reputasi Internasional

KoranRakyat.co.id — Prestasi membanggakan yang diraih UIN Raden Fatah Palembang karena Jurnal Nurani tembus predikat Q1 SJR 2025, sehingga diharapkan memperkuat reputasi internasional.
Dilansir dari laman radenfatah.ac.id disebutkan prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang. Jurnal NURANI: Jurnal Kajian Syari’ah dan Masyarakat berhasil masuk dalam peringkat Q1 (kuartil tertinggi) pada pemeringkatan Scimago Journal Rank (SJR) 2025 dengan skor 0,28.
Capaian ini menempatkan Jurnal Nurani sebagai salah satu jurnal bereputasi internasional yang diakui secara global, sekaligus memperkuat posisi UIN Raden Fatah Palembang dalam kancah akademik dunia.
Pemeringkatan Scimago sendiri mengacu pada tiga indikator utama, yakni kinerja penelitian, inovasi, dan dampak sosial, yang diukur melalui publikasi ilmiah terindeks Scopus, jumlah sitasi, serta tingkat kolaborasi internasional.
Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Jurnal NURANI menembus Q1 merupakan hasil kerja kolektif seluruh civitas academica.
“Capaian ini patut kita syukuri dan apresiasi. Ini menunjukkan bahwa kualitas riset dan publikasi ilmiah UIN Raden Fatah Palembang mampu bersaing di level internasional. Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu akademik dan kontribusi keilmuan bagi masyarakat global,” ujarnya.
Rektor juga menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari komitmen UIN Raden Fatah Palembang dalam memperkuat ekosistem riset dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Jurnal UIN Raden Fatah Palembang, Komarudin, M.Pd, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari konsistensi dalam pengelolaan jurnal yang profesional dan berstandar internasional.
“Masuknya Jurnal Nurani ke dalam kategori Q1 SJR 2025 merupakan bukti nyata peningkatan kualitas pengelolaan jurnal, mulai dari seleksi artikel, proses review yang ketat, hingga penguatan jejaring kolaborasi internasional. Ini juga menjadi indikator bahwa publikasi kita memiliki dampak yang signifikan di tingkat global,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa ke depan UIN Raden Fatah Palembang akan terus mendorong peningkatan kualitas jurnal lainnya, agar mampu menembus indeksasi dan peringkat internasional yang lebih tinggi. (*)
