16 Juli 2026

Mudik Lebaran Gratis Wonosobo 2026 Dibuka, Perantau Bisa Daftar Secara Online

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) menyiapkan program Mudik Lebaran Gratis 2026 bagi warga Wonosobo yang merantau, khususnya yang bekerja di sektor informal. Program ini menyediakan sembilan armada bus dengan rute Jakarta–Wonosobo.

Kepala Disperkimhub Wonosobo, Agus Susanto, mengatakan jumlah armada yang disediakan tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025 lalu, program mudik gratis hanya menyediakan tiga unit bus.

Pernyataan itu disampaikannya dalam konferensi pers bertajuk “Mudik Aman, Wonosobo Nyaman – Sinergi Persiapan Arus Lebaran dan Festival Mudik 2026” yang berlangsung di Media Center Diskominfo Wonosobo, Rabu (4/3/2026).

“Dari 9 unit ini, 6 unit dari pemda, 2 unit dari pemprov dan 1 unit dari baznas, biasanya nanti bisa nambah lagi dari teman-teman perantauan yang ada di Jakarta, misal dari Diaspora atau ikatan orang-orang Wonosobo yang merantau,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bentuk pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat perantauan agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman saat momentum Lebaran.

Selain menyediakan transportasi menuju Wonosobo, pemerintah daerah juga menyiapkan layanan lanjutan bagi pemudik yang telah tiba di kota tersebut.

“Perintah dari pak bupati, begitu warga mudik sampai ke Pendopo Wonosobo, Disperkimhub juga akan membantu memulangkan ke daerah asal terdekat, itu juga gratis, biasanya kita perkecamatan, memakai mobil seadanya tapi pasti kita antarkan,” katanya.

Program Mudik Lebaran Gratis 2026 ini menyediakan total kuota sebanyak 425 kursi. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni) yang tersedia di Playstore maupun Appstore, atau melalui laman pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id.

Adapun syarat mengikuti program Mudik Lebaran Gratis 2026 Pemerintah Kabupaten Wonosobo antara lain:

  • Memiliki KTP atau Kartu Keluarga (KK).
  • Berdomisili di Kabupaten Wonosobo.
  • Maksimal 4 orang dalam satu KK.
  • Bekerja di sektor informal.

Untuk informasi lebih lanjut terkait program ini, masyarakat dapat menghubungi 081292860078 (Andien) atau 082210105588 (Mutakin).

Selain program mudik gratis, Disperkimhub Wonosobo juga melakukan pemantauan pergerakan kendaraan selama periode mudik menggunakan sistem Traffic Monitoring Center (TMC). Sistem tersebut digunakan untuk mengetahui data lalu lintas secara lebih detail.

“Kami sudah mengidentifikasi, jadi kami melakukan istilahnya punya TMC (Traffic Monitoring Center) dan itu di Wonosobo satu-satunya di Indonesia, kalau provinsi lain belum punya. Kami bisa mengetahui pergerakan kendaraan setiap harinya, surveynya dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore. Mulai dari jenis kendaraannya apa saja yang melintas, jam tersibuknya kapan, termasuk kecepatannya bisa kita hitung, detail semua ada,” ungkap Agus.

Melalui berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berharap masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman, serta terbantu dengan fasilitas yang telah disediakan pemerintah daerah. (Aris)