27 Juni 2026

Eddy Santana Putra : DPP yang Putuskan Pesaing Internal Partai Cagub Sumsel

Palembang,KoranRakyat.co.id—Bakal calon Gubernur Sumsel periode 2024-2029 menanggapi  pertanyaan tentang ada dua kandidat bakal calon gubernur sasama kader Partai Gerindra.

“Nanti DPP yang akan putuskan,” katanya pada wartawan.

Ia menjelaskan, persaingan internal antarkader di Gerindra juga tidak dipersoalkannya. Menurutnya, semakin banyak kader yang maju akan semakin baik.

Hal itu lantaran Mawardi juga menyatakan maju Pilgub Sumsel berpasangan dengan Harnojoyo.
Hal itu diungkapkan Eddy Santana Putra –mantan walikota Palembang dua periode usai mengembalikan formulir, formulir ke DPW PAN Sumsel  Rabu (1/5/2024).

Mengutip Detikcom Eddy Santana Putra setorkan formulir pendaftaran bacagub ke PAN.

Anggota Komisi V DPR RI ini menjadi yang pertama kembalikan formulir ke partai yang diketuai Zulkifli Hasan.
Mantan Wali Kota Palembang 2 periode ini cukup optimistis diusung PAN di Pilkada 27 November 2024 mendatang.
“Saya optimistis, tapi siapa yang bakal diusung tanyakan PAN nanti. Mereka yang putuskan, bola di tangan PAN dan mereka yang menggolkannya,” ujar Eddy usai mengembalikan formulir, Rabu (1/5/2024).
Menurutnya, pembicaraan dengan PAN sudah cukup baik. Bahkan, Eddy pernah menemui Ketua Majelis Penasihat PAN Hatta Rajasa di kediamannya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Selain itu, komunikasi dengan Parpol lain juga telah dilakukan. Di antaranya dengan PKB, PKS, PDIP, Gerindra, PPP, dan Hanura.

Eddy Santana Putra setorkan formulir pendaftaran bacagub ke PAN/DetikcomDalam penyampaian visi misi, dirinya akan memprioritaskan pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

“Tiga itu jadi prioritas, karena tujuan kita sebagai pemimpin dan rakyat ingin bersama-sama memajukan Sumsel dan menyejahterakan masyarakat Sumsel. Kita punya sumber daya alam, jika dikelola dengan baik hasilnya akan baik,” ungkapnya.

Selain itu, Eddy juga menyatakan akan memprioritaskan pengembalian status Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II menjadi internasional.

Menurutnya, wakil Sumsel di Senayan sudah berjuang mempertahankan status tersebut.

“Saya sudah bicara dengan Menhub terkait hal tersebut,” pungkasnya.