10 Oktober 2026

Pesta Durian Wilayu Wonosobo Dibuka Bupati Afif, Makan Sepuasnya Sambil Berinfaq untuk Pembangunan Masjid

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Warga Dusun Wonolobo, Desa Wilayu, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, menggelar Pesta Durian 2026 untuk menggalang infaq pembangunan Masjid Baiturrohmah. Melalui konsep all you can eat, pengunjung bisa menikmati durian sepuasnya selama 30 menit dengan menyerahkan infaq sebesar Rp100 ribu.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Baiturrohmah pada Jumat (9/10/2026) ini memanfaatkan melimpahnya panen durian lokal di wilayah setempat. Warga turut berpartisipasi dengan menyumbangkan durian untuk disajikan kepada pengunjung, sementara seluruh hasil infaq dari kegiatan tersebut dialokasikan untuk mendukung penyelesaian pembangunan masjid.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut. Ia menilai Desa Wilayu memiliki potensi durian lokal yang telah dikembangkan masyarakat secara turun-temurun. Melimpahnya panen tahun ini menjadi berkah bagi warga sekaligus peluang untuk menggerakkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Pertanian di Wilayu ini mayoritas menanam pohon durian. Tahun ini, alhamdulillah, menjadi berkah bagi Desa Wilayu dan sekitarnya. Ini panen raya karena musim kemarau berlangsung agak panjang, sehingga hampir semua pohon berbuah,” kata Afif.

Menurutnya, musim panen durian tahun ini diperkirakan berlangsung cukup panjang karena panen terjadi dalam beberapa tahap. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi durian lokal.

Afif menyebut sentra durian di Wonosobo tidak hanya berada di Desa Wilayu, tetapi juga tersebar di sejumlah kecamatan, antara lain Selomerto, Sukoharjo, Kaliwiro, dan Kepil. Durian lokal Wonosobo juga telah dikenal hingga luar daerah, termasuk Jakarta.

“Durian lokal kita tidak kalah dengan durian dari wilayah lain. Yang jelas, rasanya manis, legit dan khas,” ujarnya.

Perwakilan panitia, Yulianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari kebutuhan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan Masjid Baiturrohmah yang saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Selama ini, pembangunan masjid mengandalkan dana dari masyarakat, tetapi masih membutuhkan tambahan anggaran untuk menyelesaikan tahap akhir.

“Karena itu, kami berupaya mengoptimalkan potensi yang ada. Kebetulan setiap warga memiliki pohon durian dan alhamdulillah saat ini sedang berlangsung panen raya. Kami kemudian meminta partisipasi warga berupa durian yang dikumpulkan untuk kegiatan ini,” jelas Yulianto.

Ia mengatakan, seluruh hasil infaq dari kegiatan tersebut akan digunakan untuk mendukung pembangunan Masjid Baiturrohmah. Panitia menargetkan dana infaq yang terkumpul mencapai Rp40 juta hingga Rp60 juta.

Hingga Jumat pagi, panitia telah menyiapkan sekitar 800 buah durian, ditambah stok cadangan untuk mengantisipasi apabila pengunjung masih terus berdatangan. Seluruh durian yang disajikan merupakan durian lokal.

Dalam pelaksanaannya, pengunjung terlebih dahulu melakukan registrasi dan menyerahkan infaq sebesar Rp100 ribu. Setelah itu, mereka mendapat kesempatan menikmati durian sepuasnya selama 30 menit. Panitia juga menyediakan area tunggu dengan minuman ringan dan mengatur pengunjung masuk secara bergantian sesuai ketersediaan tempat.

Yulianto menambahkan, partisipasi tidak hanya datang dari warga yang tinggal di Dusun Wonolobo. Sejumlah warga Dusun Wonolobo yang saat ini telah berdomisili di luar dusun juga turut berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

Antusiasme juga datang dari pengunjung luar desa. Yuli, warga Kaliwiro, mengaku puas mengikuti kegiatan tersebut karena bisa mencoba berbagai varian durian lokal sesuai selera.

“Luar biasa sekali. Dengan infaq Rp100 ribu, kita bisa makan durian sepuasnya,” kata Yuli.

Ia menilai pelayanan panitia menjadi salah satu hal menarik dalam kegiatan itu. Menurutnya, pengunjung bisa meminta durian sesuai selera, termasuk durian dengan rasa agak pahit. Jika mendapatkan durian yang kurang manis atau kurang matang, pengunjung juga diperbolehkan menukarnya dengan durian lain.

Yuli datang bersama rombongan. Delapan orang yang hadir lebih dahulu menghabiskan sekitar 12 hingga 13 buah durian. Ia menilai waktu 30 menit yang disediakan panitia sudah cukup untuk menikmati durian hingga kenyang.

Pesta Durian 2026 menjadi salah satu bentuk gotong royong masyarakat Dusun Wonolobo dalam memanfaatkan hasil panen lokal untuk kepentingan bersama. Melalui kegiatan ini, warga berharap pembangunan Masjid Baiturrohmah dapat segera diselesaikan dengan dukungan infaq dari masyarakat dan pengunjung. (Aris)