Ragam Cerita Di Balik Sidak Ombudsman RI ke LP Cibinong

Oleh : H Albar S Subari SH.MH
Pengamat Hukum dan Sosial
KoranRakyat.co.id —Beredar luas di media massa dan sosial tentang peristiwa yang boleh dikategorikan sebagai suatu berita yang mengejutkan di balik kokohnya dinding Lembaga Pemasyarakatan seperti LP Cibinong inang namun semua itu gambaran hanyalah anggapan bagi kita semua dari luar tembok. Nyatanya setelah tim ombudsman berhasil memasuki kawasan LP Cibinong yang harus berusaha payah pertahanan petugas LP untuk menghalangi mereka.
Akibat nya banyak muncul pertanyaan antara lain
Kenapa petugas LP menghalanginya padahal sama sama bertugas untuk menjalankan fungsi dan perannya.
Kenapa sampai adanya penghalangan itu kalau tidak ada sesuatu yang tidak wajar.
Nyatanya setelah ombudsman RI memasuki area LP ditemukan hal hal yang ganjil antara lain terdapat beberapa lokasi yang mengejutkan di luar nalar sehat. Terdapatnya ruangan yang istimewa mewah bagaikan apartemen para pejabat dan tamu kehormatan.entu pertanyaan berikutnya untuk siapa pasilitas tersebut, walaupun sudah di klarifikasi kepala lapas bahwa itu rumah dinas kepala lapas.
Kalau hanya untuk seorang kepala lapas kenapa pula jumlahnya lebih dari satu?,
Jang jelas kalau benar tempat tempat mewah tersebut di gunakan untuk warga binaan khususnya bagi Nara pidana yang mempunyai jalur kekuasaan, ataupun jalur finansial tentang akan merusak nilai nilai Pancasila yaitu keadilan.
Semestinya mereka mereka itu tidak ada keistimewaan satu sama lain sebagai warganegara Indonesia yang hidup berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia 1945.
Kalau pun semuanya benar adanya tentu juga membuat Nara pidana (warga binaan) akan manja dan tidak menyebab efek jera untuk melakukan tindak pidana.
Sehingga dengan demikian tujuan negara untuk membuat mereka jera akan sia sia. Walaupun sudah mengeluarkan biaya yang cukup besar.
Yang menimbulkan pertanyaan berikutnya kalau benar itu kediaman pejabat LP Cipinang kenapa di lemari pendingin ditemukan tim Ombudsman beberapa botol minuman keras.
Tentu sangat aneh kalau berfikir logis, sedang pada saat razia dengan warga binaan umumnya yang berada di blok blok kamar saat razia ditemukan hal hal yang aneh seperti miras, handphone, Sajam kecil (cutter) dan lain sebagainya di sita oleh petugas LP.
Mudah mudahan dengan vitalnya peristiwa yang tidak wajar di LP Cipinang akan menjadi titik awal pembenahan oknum petugas LP yang mengambil kesempatan dalam kesempitan. Dan itu memang sudah lama menjadi rahasia umum. Hanya sulit dikatakan, kecuali oleh instansi pemerintah yang terkait. (*)

