19 September 2026

PGE Resmi memulai Pengeboran Sumur kedua untuk Pengembangan PLTP Unit 3, Langkah Mengembangkan Green Energy

Muara Enim|KoranRakyat.co.id  —- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) Area Lumut Balai melanjutkan pengeboran untuk mendukung pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 melalui Sumur LMB-19.4. Pengeboran sumur kedua tersebut dimulai pada Kamis (17/9) pukul 22.00 WIB menggunakan RIG GDAP#123.

Dalam kesempatan tersebut, Project Manager Unit 3 & 4, Heri Susanto, menyampaikan bahwa keberhasilan proses pengeboran membutuhkan sinergi seluruh pihak serta konsistensi dalam menerapkan standar keselamatan, kualitas, dan operasional. Ia menambahkan, pengeboran Sumur LMB-19.4 ditargetkan dapat rampung dalam waktu 40 hari, sementara pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 direncanakan dapat beroperasi pada akhir 2030.

“Dimulainya pengeboran sumur kedua LMB-19.4 menjadi kelanjutan dari berhasilnya sumur LMB-19.3 yang telah selesai sebelumnya. Kami berharap seluruh proses dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keselamatan seluruh pekerja tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan,” ujar Heri Susanto.ist

Selaras dengan hal tersebut, General Manager PGE Area Lumut Balai, Catur Hendro Utomo, menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi tujuan dan prioritas utama dalam setiap pelaksanaan pekerjaan. Menurutnya, pencapaian target operasional harus berjalan seiring dengan penerapan budaya keselamatan yang konsisten.

“Tetap, tujuan utama kita adalah keselamatan. Target memang penting, tetapi keselamatan jauh lebih utama. Karena itu, saya berpesan kepada seluruh tim agar selalu bekerja sesuai prosedur, saling menjaga, dan tidak pernah mengabaikan aspek keselamatan dalam kondisi apa pun. Semoga pengeboran LMB-19.4 dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan hasil sesuai yang diharapkan,” ujar Catur Hendro Utomo.

Keberlanjutan pengeboran dari LMB-19.3 menuju LMB-19.4 menunjukkan progres pengembangan sumur untuk mendukung peningkatan pemanfaatan potensi panas bumi di Area Lumut Balai. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk melaksanakan setiap tahapan pengembangan panas bumi dengan mengedepankan prinsip Health, Safety, Security and Environment.

ist

PGE Area Lumut Balai berharap pengeboran Sumur LMB-19.4 sebagai sumur kedua dalam pengembangan PLTP Lumut Balai Unit 3 dapat berjalan aman dan lancar serta memberikan hasil optimal. Langkah ini menjadi bagian dari perjalanan PGE dalam mengembangkan energi panas bumi sekaligus memperkuat kontribusi terhadap penyediaan energi bersih dan berkelanjutan bagi Indonesia.

Tentang PT Pertamina

Geothermal Energy Tbk (PGEO)

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, dan produksi panas bumi. Saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang sebesar 1.932 MW, terbagi atas 727 MW yang dioperasikan dan dikelola langsung oleh PGE dan 1.205 MW dikelola dengan skema Kontrak Operasi Bersama. Kapasitas terpasang panas bumi di wilayah kerja PGE berkontribusi sekitar 70% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sebesar sekitar 10 juta ton CO2 per tahun.

Sebagai world class green energy company, PGE ingin menciptakan nilai dengan memaksimalkan pengelolaan end-to-end potensi panas bumi beserta produk turunannya serta berpartisipasi dalam agenda dekarbonasi nasional dan global untuk menunjang Indonesia net zero emission 2060. PGE memiliki kredensial ESG yang sangat baik dengan 18 penghargaan PROPER Emas sejak 2011 sampai 2025 dalam penghargaan kepatuhan lingkungan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Peringkat & Keterlibatan ESG. (*)