Kapolres Wonosobo dan 120 Driver Ojol Satukan Doa untuk Keselamatan Negeri

Wonosobo|KoranRakyat.co.id –– Sekitar 120 pengemudi ojek online di Kabupaten Wonosobo sejenak meninggalkan aktivitas mereka di jalan, Sabtu (29/8/2026) sore. Di Paseban Gerbang Mandala Wisata, Kompleks Terminal Wonosobo, mereka berkumpul bersama Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja, S.I.K., M.H. untuk mengikuti doa bersama bagi keselamatan negeri.
Kegiatan yang berlangsung mulai sekitar pukul 16.00 WIB itu digelar oleh Wonosobo Driver Online Bersatu (WDOB). Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah bencana di sejumlah wilayah Indonesia.
Kapolres Wonosobo hadir bersama Dandim 0707 Wonosobo Letkol Inf. Yoyok Suyitno, S.Sos., perwakilan Badan Kesbangpol Kabupaten Wonosobo, serta sejumlah tokoh dan perwakilan komunitas pengemudi online.

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja mengapresiasi langkah WDOB yang menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, doa bersama menjadi wujud solidaritas sekaligus sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan komunitas pengemudi online.
Kepedulian itu ditujukan kepada masyarakat yang terdampak bencana di Kalimantan, NTB, NTT, dan Papua. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih erat dengan para pengemudi yang sehari-hari beraktivitas di jalan.
“Ini merupakan wujud solidaritas bersama untuk memohon keselamatan bagi bangsa Indonesia. Kami juga mengapresiasi rekan-rekan driver online yang telah berinisiatif menggelar kegiatan positif ini,” ujar Ricky.
Tak hanya berbicara mengenai kepedulian sosial, Ricky juga mengingatkan para pengemudi agar tidak mengesampingkan aspek keselamatan selama bekerja. Tertib berlalu lintas dan penerapan safety riding dinilai penting mengingat sebagian besar aktivitas para driver berlangsung di jalan raya.
Ia turut mengajak para pengemudi menjaga komunikasi serta persaudaraan antarsesama. Komunitas ojol juga diharapkan dapat ikut berperan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Wonosobo.
“Jaga keselamatan, jaga persaudaraan dengan semangat Salam Satu Aspal. Mari bersama-sama menjaga kamtibmas di Wonosobo,” katanya.
Menurut Ricky, keberadaan komunitas pengemudi online memiliki posisi strategis dalam mendukung keamanan lingkungan. Setiap hari berada di berbagai ruas jalan membuat para driver bersentuhan langsung dengan beragam kondisi dan situasi yang terjadi di tengah masyarakat.
Karena itu, kedekatan antara kepolisian dan komunitas pengemudi online diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keamanan di Wonosobo. Para driver dapat turut menjadi mata dan telinga ketika menemukan berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
Ketua WDOB Afat Fauzi menyampaikan bahwa kehadiran Kapolres bersama para pengemudi menjadi bentuk perhatian yang berarti bagi komunitasnya.
Menurut Afat, kegiatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mendoakan masyarakat yang sedang tertimpa bencana. Doa bersama juga menjadi bentuk penghormatan dan kepedulian kepada rekan-rekan sesama pengemudi yang meninggal dunia ketika menjalankan tugas di jalan raya.

Usai doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian 120 paket sembako kepada para driver. Paket tersebut masing-masing berisi beras 2,5 kilogram, gula pasir, minyak goreng, teh, dan mi instan.
Memasuki waktu Magrib, rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiyah dan doa yang dipimpin Imam Masjid Agung Jami’ Wonosobo, Kyai Arif Romadhon. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama.
Sebelum kembali menjalankan aktivitas di jalan, para pengemudi dan Kapolres Wonosobo terlebih dahulu berhenti sejenak untuk menyatukan doa. Dari kegiatan tersebut, tersampaikan pesan bahwa keselamatan, keamanan, dan kepedulian terhadap sesama bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan dapat dijaga secara bersama-sama. (Aris)

