19 April 2026

Gubernur Herman Deru Dorong Banyuasin Perkuat Peran Pelayan Publik di Usia ke-24  


Banyuasin|KoranRakyat.co.id — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan pentingnya penguatan peran pemerintah sebagai pelayan masyarakat pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Banyuasin.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuasin di Gedung DPRD Banyuasin, Jumat (10/4/2026), dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Banyuasin.

ist

Turut hadir Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Hj. Febrita Lustia Herman Deru, Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, Wakil Bupati Neta India, jajaran Muspida Kabupaten Banyuasin, serta kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel. Rapat dipimpin Ketua DPRD Banyuasin Abdul Rais.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyebut usia ke-24 sebagai fase kematangan Banyuasin dalam menjalankan pemerintahan. Ia menekankan pentingnya  menghadirkan pemerintah yang benar-benar melayani masyarakat.

ist

“Di usia emas ini, Banyuasin harus semakin kuat sebagai pemerintahan yang benar-benar melayani dan membawa masyarakat menuju kesejahteraan sesuai cita-cita para tokoh pemekaran,” ujarnya.

Ia juga mengenang kondisi awal Banyuasin saat dimekarkan pada 2002 yang masih serba terbatas, bahkan aktivitas pemerintahan dilakukan di kantor kecamatan dengan fasilitas sederhana.

“Dulu pemekaran ini seperti hanya di atas kertas. Namun hari ini kita melihat kemajuan yang luar biasa,” katanya.

ist

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan, termasuk infrastruktur strategis seperti jalan lingkar.

Herman Deru turut menyoroti sektor pertanian Banyuasin yang berkontribusi besar terhadap posisi Sumsel sebagai salah satu penyuplai beras terbesar nasional. “Banyuasin memiliki peran besar dalam peningkatan produksi yang berdampak pada peringkat provinsi secara nasional,” jelasnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi dalam penanganan infrastruktur jalan, termasuk dengan perusahaan seperti Pertamina dan MedcoEnergi. “Jika jalan digunakan bersama, maka tanggung jawabnya juga harus bersama,” tegasnya. Selain itu, ia mengingatkan agar pemerintah terbuka terhadap kritik serta menjadikannya sebagai bahan evaluasi.Kritik harus diterima dengan ikhlas. Ini bagian dari konsekuensi sebagai pemimpin,” ujarnya.

Ia juga mendorong peningkatan PAD melalui pelayanan publik yang optimal guna meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam membayar pajak.

Di akhir sambutannya, Herman Deru mengajak seluruh pihak menjaga semangat kerja, meningkatkan efisiensi pembangunan, serta memastikan pelayanan publik berjalan optimal. (*)